Patok Pangsa Pasar Lemari Es 30% , Ini yang Dilakukan Sharp

Menjadi market leader di pasar lemari es, dengan pangsa pasar 26,6%, tak membuat PT Sharp Electronics Indonesia berpuas diri. Terlebih, kompetisi di pasar elektronik makin sengit dan penjualan produk elektronik dalam tiga tahun terakhir terus menurun. Untuk itu, jelang tutup tahun ini, Sharp memutuskan untuk meluncurkan jajaran produk lemari es terbarunya, yakni lemari es seri Grand Vetro dan sejumlah lemari es berteknologi J-Tech Inverter.

Diungkapkan Andrew Gultom, Product Strategy Group Assistant General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, saat ini bisnis lemari es ini telah menyumbang 30% dari total penjualan Sharp. “Dengan kehadiran jajaran produk lemari es baru ini, kami berharap penjualan lemari es baru Sharp dalam setahun ke depan bisa mencapai 60 ribu unit. Dan, market share (pangsa pasar) lemari es Sharp bisa mencapai 30%,” patoknya.

Kehadiran lemari es seri Grand Vetro, diakui Andrew, tak lepas dari tren kebiasaan kaum urban yang lebih memilih menyiapkan makanannya sendiri dari rumah agar lebih sehat dan ekonomis. Oleh karena itu, lemari es seri Grand Vetro dari SHARP menawarkan added value berupa kemampuan memuat bahan makanan lebih banyak dari kompartemen lemari es sebelumnya. Termasuk, kemampuan menjaga makanan agar tetap segar hingga efesiensi energi.

Fitur lain yang juga menjadi salah satu added value dari Grand Vetro adalah Mega Freezer dengan ruang lapang guna memaksimalkan penyimpanan, serta freezer case yang dapat membantu mengorganisir makanan.

Kehadiran fitur tersebut, papar Andrew, berangkat dari survei yang dilakukan kepada 317 responden di wilayah Asia Tenggara. Hasilnya, sebanyak 96% responden menyatakan jika freezer pada lemari es mereka saat ini tidak mencukupi kapasitasnya untuk menyimpan makanan beku mereka.

“Hadir dengan beragam pilihan kapasitas, lemari es Grand Vetro dari SHARP menyediakan kapasitas yang cukup besar. Mulai dari yang terkecil 397 L hingga 684 L. Di mana untuk ukuran kapasitas 581 L dan 627 L memiliki ukuran freezer lebih luas 8% dari lemari es biasa dan lemari es kapasitas 684 L memiliki ukuran freezer 19% lebih besar dari lemari es dengan kapasitas yang sama,” lanjutnya.

Selain lemari es seri Grand Vetro, dituturkan Andrew, Sharp juga meluncurkan jajaran terbaru lemari es J-Tech Inverter series, yaitu SHINE Glass Door yang mengedepankan empat fitur unggulan, yaitu energy savings, strong cooling, comfort, dan durability.

Ditambahkan Andry Adi Utomo, National Sales General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, lemari es Grand Vetro maupun seri SHINE Glass Door yang dibenamkan J-Tech Inverter sudah dapat dijumpai sejak Desember 2017 ini.

“Harga lemari es ini cukup beragam. Mulai dari Rp 5,6 juta hingga Rp 11,5 juta. Pelanggan dapat mencari informasi lengkap mengenai lemari es terbaru Sharp dengan cara mengunjungi website kami,” tutup Andry, yang berharap dengan peluncuran jajaran produk lemari es barunya itu, Sharp mampu mempertahankan posisinya sebagai market leader di pasar lemari es nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)