Dirilis sejak Mei 2019 lalu, platform aplikasi  Krowrier sudah mendapat sambutan positif dari pasar. Sampai pertengahan September ini, jumlah pengguna aktif Krowrier sudah mencapai 100. Bahkan, nilai transaksinya hingga saat ini telah tumbuh 108%. 

Dijelaskan Davyn Sudirdjo, Co-Founder Krowrier, aplikasi Krowrier melayani pengiriman hari yang sama (same day) dengan harga flat Rp 19.000 untuk pengiriman paket di seluruh wilayah Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi).  "Hal yang membedakan Krowrier dengan layanan sejenis adalah mitra Krowrier yang diberdayakan adalah masyarakat yang menggunakan transportasi publik seperti KRL, MRT, TransJakarta, dan LRT," ucapnya.

Konsep Crowdsourcing yang diterapkan pada layanan Krowrier, diungkapkan Davyn, tak lepas dari tingginya pengguna transportasi umum KRL. Data situs PT Kereta Commuter Indonesia mengungkapkan, hingga  Juni 2018, rata-rata jumlah pengguna KRL per hari mencapai 1.001.438 pengguna pada hari kerja, dengan rekor jumlah pengguna terbanyak yang dilayani dalam satu hari adalah 1.154.080. 

Angka itu sangatlah tinggi dan memiliki potensi yang sangat besar dalam pertumbuhan,  terutama bidang logistik. "Peran serta masyarakat bisa dilibatkan untuk melahirkan sebuah solusi jasa pengiriman (delivery service) yang ramah lingkungan dan juga memaksimalkan masyarakat (crowd) yang senantiasa berpindah menggunakan transportasi publik," paparnya.

Dengan metode crowdsourcing yang menggunakan layanan transportasi publik ini, diakuo Davyn, Krowrier ingin menciptakan suatu terobosan di bidang logistik yang ramah lingkungan sekaligus menambah value bagi para pengguna transportasi publik, khususnya pengguna KRL untuk saat ini. "Masyarakat yang mobilitasnya menggunakan KRL dapat bergabung menjadi partner kami dan mendapatkan komisi untuk setiap pengiriman paket yang dilakukan. Komisi tersebut berupa saldo yang bisa dicairkan kapan saja," ajaknya.

Ditambahkan Chief Executive Officer (CEO) Krowrier Said Romadlon, Krowrier menargetkan semua rute KRL, MRT, TransJakarta, Railink, dan LRT sudah tersedia layanan Krowrier pada kuartal keempat 2019 ini. "Selanjutnya, di tahun 2020, kami akan masuk rute kereta antarprovinsi dan bus antarprovinsi. Duplikasi di semua kawasan Asia menjadi target kami di tahun 2021,” patoknya optimistis.

Untuk memperkenalkan aplikasi Krowrier, kampanye ‘Kalo Bisa Gratis #Kenapaharusbayar’ pun digelar.  "Kami berharap kampanye ini dapat menjadi ajakan untuk mendukung program pemerintah, yaitu meningkatkan kesadaran penggunaan transportasi publik untuk mengurangi kemacetan dan polusi terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang," lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)