Prudential Luncurkan PRUCerah

Merujuk studi yand dirilis Katadata, sebanyak 74,7% masyarakat mengaku masih menempatkan pendidikan sebagai prioritas pengeluaran utama meski di tengah pandemi. Sementara itu, berdasarkan survei Brand Health Tracker 2020 yang dirilis Kantar terungkap, hanya sedikit orang tua yang memiliki perencanaan finansial, yakni baru 25% masyarakat yang mempersiapkan perlindungan untuk dana pendidikan anak.

Sementara itu, kenaikan biaya pendidikan, terutama pendidikan tinggi, terus terjadi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dari sektor pendidikan mencapai 3,81% pada 2019, sedangkan rata-rata kenaikan uang pangkal pendidikan mencapai 10-15% per tahunnya.

Berangkat dari fakta itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali menghadirkan inovasi terbarunya, dengan meluncurkan solusi Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah) pada hari ini (8/7) secara virtual.

PRUCerah merupakan asuransi jiwa tradisional berbasis Syariah pertama di industri asuransi jiwa Indonesia yang menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan.

Diungkapkan Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, “Prudential Indonesia percaya bahwa membekali anak dengan pendidikan yang memadai menjadi penentu bagi lahirnya sumber daya manusia berkualitas. Menyediakan akses ke pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi ambisi, namun juga menjadi tanggung jawab setiap orang tua.” 

Lebih jauh ia menjelaskan, PRUCerah merupakan produk asuransi jiwa yang diharapkan dapat membantu memastikan bahwa perjalanan panjang orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi anak-anak terus terlindungi secara optimal dari berbagai risiko.

“Inovasi ini juga merupakan wujud keseriusan kami dalam mendukung kemajuan sektor edukasi yang telah menjadi prioritas perusahaan sejak lama. Bahkan, menjadi salah satu pilar utama inisiatif Community Investment Prudential Indonesia,” lanjut Jens.

Himawan Purnama, Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia, menambahkan, “Strategi komprehensif yang dapat mengantisipasi risiko biaya serta proteksi dibutuhkan, karena pandemi membuktikan bahwa beragam risiko kehidupan berpotensi menghambat atau menghentikan keberlangsungan pendidikan tinggi anak. Kami yakin PRUCerah dapat menjadi jawaban dengan manfaat perlindungannya yang beragam.”

PRUCerah ditujukan bagi orang tua berusia 19-55 tahun yang sedang mempersiapkan pendidikan anak mereka (usia 1-18 tahun), dengan pilihan masa pembayaran kontribusi yang fleksibel, yaitu selama 5 tahun atau hingga anak mencapai jenjang pendidikan tinggi.

“PRUCerah tidak hanya menawarkan manfaat dana pendidikan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk pendidikan tinggi, namun juga memberikan manfaat bebas kontribusi ketika orang tua meninggal dunia, menderita cacat total dan tetap atau kondisi kritis,” ujarnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)