Rejuv Jajaki Pasar Skin Care di Indonesia

Industri kosmetik di Tanah Air—termasuk skin care di dalamnya—tercatat seksi bagi para pelaku bisnis. Mengapa? Lantaran, market size-nya per tahun terhitung sangat menggiurkan. Merujuk data Beauty Market Survey (BMS) yang diperoleh dari sumber Nielsen dan Euro Monitor, nilai industri kosmetik nasional pada tahun 2016 mencapai Rp 36 triliun. Dari total angka tersebut, 31,7%-nya disumbang oleh kategori skin care atau perawatan kulit.

Tak heran, jika sejumlah merek asing memutuskan untuk masuk pasar Indonesia. Salah satunya, Rejuv, skin supplement dari Kanada yang didistribusikan oleh Radiant Sentral Nutrindo—yang telah sukses mendistribusikan merek ternama seperti Nature’s Plus, Nature’s Health, dan Bio Oil. Tepat hari ini (3/5), di hadapan sejumlah media massa, Rejuv diluncurkan secara resmi di Jakarta.

Dikatakan Brand Manager Rejuv Melissa, Rejuv merupakan supplement kulit dengan kandungan terlengkap. Rejuv juga menggunakan revolusi terbaru “photo protection” (phytoene & phytofluene) untuk mencegah kerusakan DNA. “Selain itu, Rejuv mengandung antioksidan kuat, tidak mengandung marine protein, sehingga aman bagi yang sensitive terhadap protein laut. Rejuv tersedia dalam bentu tablet,” katanya.

Demi memperkenalkan Rejuv di pasar Indonesia, artis cantik yang juga selebgram, Sylvia Genpati, digandeng sebagai endorser. Di hadapan berbagai media, Sylvia berbagi pengalaman tentang di tengah jadwal kerja yang padat, ia masih bisa menjaga kesehatan tubuh dan kulitnya dengan berolahraga, tidur cukup, dan juga mengkonsumsi suplemen seperti Rejuv.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)