Rilis Air Purifier Wearable, LG Patok Penjualan 10 Ribu per Bulan

PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi merilis produk air purifier terbarunya, LG PuriCare Wearable Air Purifier, di Indonesia, pada hari ini (17/11). Produk ini berbentuk pelindung wajah atau masker, yang menutupi bagian hidung dan mulut, sehingga membuatnya dapat digunakan setiap saat, bahkan saat beraktivitas di luar ruang seperti berolahraga.

Diungkapkan Seungmin Park, President of Sales and Marketing PT LG Electronics Indonesia. “Terus meningkatnya perhatian masyarakat Indonesia pada kebersihan udara di tengah aktivitas keseharian mereka, mendorong kami sebagai penyedia teknologi untuk membawa produk revolusioner ini ke Indonesia, wearable air purifier.”

Dalam jajaran produk LG secara global, PuriCare Wearable Air Purifier ini termasuk dalam seri LG PuriCare yang dikenal luas sebagai lini produk LG bagi produk yang mengedepankan penciptaan udara bersih.

LG PuriCare Wearable Air Purifier mengadopsi dua filter H13 HEPA yang serupa dengan yang digunakan pada teknologi air purifier LG terkini. Penggunaan saringan khusus ini membuat LG PuriCare Wearable Air Purifier memiliki tingkat efektivitas optimal dalam menghilangkan bakteri, virus, serta berbagai allergen yang melayang di udara. Produk ini sudah mendapat sertifikasi dari lembaga uji internasional TÜV Rheinland di Korea Selatan pada Mei 2020.

Ditambahkan Jay Jang, Head of Marketing LG Electronics Indonesia, produk LG PuriCare Wearable Air Purifier menyasar semua segmen, yang notabene di masa pandemi sangat membutuhkan udara bersih, termasuk ketika mereka sedang berada di luar rumah.

Meski dirancang dengan bentuk yang rapat, tak membuat proses penapasan pengguna LG PuriCare Wearable Air Purifier menjadi terhambat. Teknologi yang diterapkan LG bahkan membuat pengguna LG PuriCare Wearable Air Purifier dapat melakukan pernapasan alami.

Hal ini berkat keberadaan Dual Fan dan Respiratory Sensor. Berbentuk kipas yang menempel pada tempat filter-nya. Dual Fan memastikan penyaringan udara lebih baik dengan opsi pengaturan tiga tingkat kecepatan. Sementara itu, Respiratory Sensor bekerja mengidentifikasi tingkat volume pernapasan pengguna.

“Kerja kedua teknologi yang telah dipatenkan inilah yang membuat pernapasan berlangsung alami, seolah tak menggunakan perangkat. Membuatnya mampu menyesuaikan kenyamanan pernapasan dalam aktivitas biasa maupun saat beraktivitas berat seperti saat tengah berlari,” lanjut Jay Jang.

Sebagai opsi tambahan yang melengkapi penjagaan kebersihan bagi PuriCare Wearable Air Purifier, LG menyediakan wadah penyimpan berteknologi sanitasi LG UV Nano. Hadir dengan opsi pembelian terpisah, wadah khusus ini menggunakan pancaran cahaya UV-C LED yang dirancang mampu mengeliminasi 99.99% kuman hanya dalam 30 menit. Tak hanya itu, wadah khusus ini menyingkirkan kelembaban pada berbagai komponen dalam yang disebabkan pernapasan penggunanya.

Dibanderol dengan harga Rp 2,39 juta, LG PuriCare Wearable Air Purifier sudah hadir di berbagai modern channel, toko online, hingga gerai tradisional. LG pun mematok penjualan 10 ribu per bulannya untuk LG PuriCare Wearable Air Purifier.

Diakui Jay Jang, sebagai produk baru dan untuk mencapai target tersebut, sejumlah strategi akan dilancarkan LG. Antara lain, LG akan menggelar program edukasi ke pasar melalui media digital. “Kami juga akan menggandeng KOL (Key Opinion Leader) untuk mengedukasi market,” ucapnya.

Selain itu, LG juga melakukan pendekatan Public Relations (PR) dengan mengedukasi media melalui konferensi pers yang digelar hari ini (17/11). “Kami juga akan menggelar aktivasi di media sosial dan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan produk LG PuriCare Wearable Air Purifier secara gratis,” tutup Jay Jang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)