TripAdvisor Paparkan Hasil Riset Seputar Tren Wisata Indonesia

TripAdvisor, melalui firma penelitian independen Ipsos, hari ini (11/3) merilis hasil riset seputar tren wisata global--termasuk tren wisata Indonesia. Hasil riset tersebut mengungkapkan bahwa 41% dari wisatawan dunia berencana untuk menaikkan anggaran wisata tahun 2015. Sedangkan 23% berkata mereka akan menurunkan belanja mereka.

tripadvisor Hasil riset Ipsos mengenai tren wisata

Sementara itu, hampir separuh atau 46% dari wisatawan Indonesia akan menaikkan anggaran perjalanan mereka di tahun 2015. Dari mereka yang berencana untuk menaikkan anggaran wisata tersebut, hampir 60% mengindikasikan bahwa mereka melakukannya karena merasa berlibur adalah sesuatu yang mereka atau keluarga mereka berhak dapatkan.

Hanya 19% dari wisatawan Indonesia yang mengatakan bahwa mereka akan mengurangi pengeluaran wisata mereka. Dari angka tersebut, hampir setengah dari mereka berkata bahwa perubahan dalam keluarga atau situasi perkawinan sebagai alasan utama di balik penurunan anggaran tersebut.

Menurut riset Ipsos, wisatawan Indonesia mengaku menghabiskan rata-rata Rp 30,8 juta untuk berlibur di tahun 2013. Di tahun 2014, jumlah itu meningkat 4%, hingga mencapai Rp 32,15 juta. Menariknya,penelitian terakhir melaporkan tren yang lebih positif, yakni wisatawan Indonesia berencana untuk menaikkan dana berlibur mereka hingga 12% di tahun 2015.

Dengan anggaran wisata sebesar Rp 36 juta di tahun 2015, wisatawan Indonesia mengaku bahwa 63% dari rencana perjalanan mereka akan dihabiskan di dalam negeri. Jumlah itu mungkin sama dengan estimasi belanja wisata rata-rata orang Indonesia, yakni Rp 22,6 juta per wisatawan di Indonesia.

Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat adalah tiga negara tujuan wisata impian bagi wisatawan Indonesia dalam 24 bulan mendatang, dengan syarat uang tidak menjadi masalah. Dipaparkan Barbara Messing, CMO TripAdvisor, "Semua orang memang ingin melakukan lebih banyak perjalanan ke luar negeri. Australia, Italia, dan Amerika terus menjadi destinasi favorit, alias berada di daftar teratas tujuan wisata impian."

Sementar itu, hampir tiga dari empat wisatawan Indonesia (72%) berkata bahwa mereka menabung untuk liburan impian dan 54% menunggu sampai mereka punya waktu lebih untuk mengeksplorasi tujuan wisata dengan sempurna. Ternyata, nilai tukar mata uang terbaru juga jadi penghalang bagi 20% wisatawan Indonesia yang ingin mengunjungi tujuan wisata impian mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)