UN Women dan Indosat Ooredoo Pelajari Dampak Covid-19 terhadap Perempuan

Perempuan tercatat berperan besar dalam melawan pandemi Covid-19. Pekerja kesehatan yang berada di garda depan dalam penanganan Covid-19 misalnya, kebanyakan adalah perempuan. Perempuan juga banyak bekerja di sektor informal yang seringkali tidak memberikan asuransi kesehatan dan jaminan sosial.

Di rumah, perempuan juga berperan penting dalam pengasuhan anak, perawatan anggota keluarga yang sakit atau lansia. Bahkan sebelum pandemi Covid-19, perempuan sudah melakukan pekerjaan rumah tangga, serta kerja pengasuhan dan perawatan tidak berbayar, tiga kali lebih besar dari laki-laki.

Oleh karena itu, demi mendukung penanggulangan Covid-19 di Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta dalam mempromosikan upaya pemulihan secara cepat, UN Women berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo. Melalui kolaborasi itu, keduanya mengumpulkan data terbaru mengenai dampak sosio ekonomi dari pandemi Covid-19 terhadap perempuan dan laki-laki, khususnya bagi kelompok rentan, seperti mereka yang berada di pekerjaan informal, yang sebagian besar berisiko kembali jatuh ke dalam kemiskinan.

Data-data tersebut diperoleh melalui survei yang telah dilaksanakan di beberapa negara Asia Pasifik dan yang pertama kali di Indonesia. Dengan memanfaatkan keahlian kolektif dan upaya advokasi untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia, Indosat Ooredoo mendukung inisiatif ini dengan menyebarkan survei kepada 4 juta pelanggan melalui SMS. Penyebaran survey melalui SMS dimulai 22-26 Juni 2020 kepada pelanggan Indosat Ooredoo secara acak. Seluruh informasi yang didapat akan dirahasiakan dan hanya akan digunakan untuk keperluan survei.

Dikatakan Jamshed Kazi, UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN, "Covid-19 memberikan dampak berbeda bagi perempuan, anak perempuan, laki-laki, dan anak laki-laki. Apabila kebutuhan dan prioritas seluruh masyarakat Indonesia belum secara efektif masuk ke dalam perencanaan respon terhadap Covid-19, maka ketidaksetaraan gender akan semakin diperparah selama pandemi dengan efek jangka panjang.”

Melalui kolaborasi ini, lanjutnya, "Kami akan bekerja sama untuk menggunakan teknologi sebagai media yang aman dan efektif untuk melakukan pengumpulan data secara besar dan untuk mendapatkan informasi baru akan dampak Covid-19, serta membuat perubahan nyata dalam upaya meningkatkan kehidupan dan penghidupan mereka yang paling terdampak.”

Ditambahkan President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama, "Indosat Ooredoo senang dapat bekerja sama dengan UN Women untuk melakukan survei ini. Kami berkomitmen untuk mendukung Kesetaraan Gender sebagaimana disebutkan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-5 (SDG) dengan INSPERA (Inspirasi Wanita Indonesia)."

Kesetaraan Gender, menurutnya, membutuhkan kesadaran global dan tindakan segera. "Untuk itu, kami senang dapat memberikan contoh untuk mendorong sektor swasta lain bergabung dalam upaya mengatasi tantangan ini pada situasi pandemi terkini. Kami juga mendorong partisipasi pelanggan dalam survei untuk mendapatkan data berbasis gender yang lebih kaya, yang menjangkau wawasan baru untuk perbaikan penanganan Covid-19,” tutup Ahmad Al-Neama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)