Wahyoo Kembangkan Bisnis Kitchen Partners

MIX.co.id – Menginjak usia ke-5 tahun, Wahyoo, perusahaan start up yang berfokus pada digitalisasi dan modernisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) kuliner, mengembangkan bisnisnya dengan membentuk jaringan cloud kitchens dengan nama Wahyoo Kitchen Partners.

Pengembangan ini bertujuan membantu para UKM kuliner yang menjadi mitra meraih pendapatan yang lebih besar, sekaligus meningkatkan loyalitas mitra.

“Memasuki tahun ini, Wahyoo mulai mengeksplorasi model bisnis cloud kitchen yang menawarkan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi mitra kami sehingga diharapkan dapat meningkatkan loyalitas mereka,” Peter Shearer, CEO Wahyoo, dalam acara pers conference yang digelar pada Rabu (16/11), di Jakarta.

Dengan memanfaatkan jaringan Wahyoo Kitchen Partners ini, maka visi Wahyoo menjadi perusahaan platform teknologi end-to-end untuk UKM kuliner terbesar di Indonesia dapat terwujud.

Dalam membangun jaringan cloud kitchen-nya, Wahyoo memiliki keunggulan berupa kemitraan dengan UKM kuliner yang selama ini telah menjadi bagian dari perusahaan.

Para mitra UKM kuliner tidak perlu berinvestasi untuk membangun dapur baru dan karyawan baru, melainkan dengan memaksimalkan potensi dari dapur dan karyawan yang sudah ada selama ini sesuai standar Wahyoo, yakni dalam hal kebersihan dan kualitas memasak.

Saat ini tercatat sekitar 250 restoran kecil dari 27.000 mitra Wahyoo telah bergabung dengan Wahyoo Kitchen Partners.

Dijelaskan Peter, pihaknya berencana untuk memperluas jaringan cloud kitchen dengan merekrut lebih banyak mitra restoran dan meluncurkan lebih banyak merek makanan private label.

Hal ini dilakukan setelah Wahyoo merampungkan pendanaan Series B yang dipimpin oleh Eugene Asia Food Tech Fund-1 bersama NH Absolute Return Partners.

Perusahaan investasi asal Jepang, Global Brains, beserta Trinity Optima Corporation akan melengkapi daftar pemodal yang telah bergabung sebelumnya seperti East Ventures, Indogen Capital, Arkblu Capital dan Nitto Prima Ventura, dengan total nilai US$6,5 juta.

Wahyoo pun berencana untuk mempromosikan merek makanannya ke konsumen yang lebih luas dengan memanfaatkan nama besar Eugene Investment and Securities dan jaringan selebritas Trinity Optima.

Ada tiga merek private label yang dimilikinya saat ini, yaitu Bebek Goreng Bikin Tajir, Ayam Paduka, dan Bakso Bikin Tajir.

“Kami berencana untuk menambahkan dua merek lagi tahun ini, dan delapan lagi di akhir tahun 2023. Kami juga memiliki target untuk membangun cloud kitchen dalam radius setiap 2 kilometer di Jakarta,” tandas Peter Shearer. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)