Wujudkan Integrated Smart Digital City, MyRepublic dan SML Bersinergi

Penetrasi internet yang terus bertumbuh, hingga membuat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 82 juta, memang menjadi magnit yang bisnis yang sangat menjanjikan. Tak mengherankan, jika para pelaku bisnis asing datang ke Indonesia guna menggarap pasar tersebut. Adalah MyRepublic—penyedia layanan internet berskala regional asal Singapura—turut melirik pasar Indonesia. myrepublic Tepat pada Juli 2015 lalu, MyRepbulic dengan menggandeng Sinar Mas Land (SML), resmi hadir di Indonesia. Kini, dengan telah merangsek di enam kota besar di Tanah Air—seperti Jabodetabek, Surabaya, Malang, Semarang, Palembang, dan Medan—MyRepublic bersama Sinar Mas Land kembali melakukan terobosan baru. Yakni, dengan merilis MyRepublic Plaza yang berlokasi di kawasan BSD Green Office Park. Kawasan tersebut juga telah terintegrasi dengan kawasan Digital Hub, alias “Silicon Valley”-nya Indonesia. MyRepbublic Plaza yang resmi dibuka hari ini (27/10) merupakan gedung ketiga di kawasan BSD Green Office Park. Kehadirannya melengkapi komunitas digital lainnya yang telah lebih dulu hadir di sana, seperti Orami, Huawei, Sale Stock, dan EV Hive. Kawasan perkantoran bersertifikasi Green Distric pertama di Indonesia itu juga telah dilengkapi dengan berbagai infrastruktur penunjang di bidang Teknologi Informasi. CEO MyRepublic Malcolm Rodrigues mengatakan, “Kami sangat senang menjadi bagian dari BSD City yang saat ini tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city. Kehadiran MyRepbublic Plaza juga sebagai landmark MyRepublic di kawasan BSD. Langkah ini akan makin mendekatkan kami dengan para pelanggan, termasuk memungkinkan kami melayani kebutuhan para pelanggan secara optimal di BSD City dan sekitarnya.” Ditambahkan Irvan Yasni, Chief Technology Officer Sinar Mas Land, dengan kesamaan visi dan misi, maka Sinar Mas Land memutuskan untuk bersinergi dengan MyRepublic. “Faktor lainnya adalah karena kami perlu mengambil langkah strategis dalam menyempurnakan rencana masa depan kami atas pembangunan kawasan Digital Hub di BSD City, yang notabene terkoneksi dengan BSD Green Office Park. Kami percaya bahwa MyRepublic dapat menghadirkan layanan terbaik, yang dapat melengkapi infrastruktur Digital Hub,” tegasnya. Kepercayaan Sinar Mas Land dijawab MyRepublic dengan tawaran layanan internet super cepat. Diterangkan Winnie Sularto, GM Marketing & Communication, MyRepbulic adalah salah satu perusahaan yang pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi terkini, Fiber Optic. Dengan teknologi tersebut, maka MyRepbulic menawarkan kecepatan internet yang jauh lebih cepat dibandingkan teknologi yang lama. “Kami menawarkan layanan internet dengan kecepatan di atas 50 Mbps. Dengan kecepatan itu, maka konsumen tidak hanya melakukan browsing atau chatting. Namun, mereka akan dengan leluasa menonton film ataupun video,” jelas Winnie, yang menyebutkan bahwa pada lima tahun ke depan, MyRepublic menargetkan jumlah pelanggan hingga 1,5 juta orang. Kendati menawarkan kecepatan internet yang lebih cepat, diyakini Winnie, MyRepublic menawarkan harga yang kompetitif dan terjangkau. “Kami sadar bahwa orang Indonesia cukup price sensitive. Oleh karena itu, selain kecepatan internet sebagai diferensiasi sekaligus added value kami, MyRepublic juga menawarkan diferensiasi berupa harga yang terjangkau. Itu artinya, dengan kecepatan 50 Mbps, mereka dapat memperolehnya dengan harga yang terjangkau dibandingkan kompetitor,” yakinnya. Harga yang terjangkau tersebut, diimbuhkan Winnie, juga berkat insight yang diperoleh di lapangan bahwa orang Indonesia kelas hunian A dan B bersedia membayar tagihan internet per bulannya sekitar Rp 300 ribu-Rp 400 ribu. Sedangkan di kelas B dan C, mereka bersedia membayar tagihan internet per bulannya sekitar Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. “Oleh karena itu, tarfi yang kami tawarkan pun sekitar di angka tersebut,” ucap Winnie, yang menyebutkan bahwa MyRepublic menyasar segmen hunian, small business seperti startup, dan enterprise. Sebagai pendatang baru, tentu saja berbagai upaya edukasi market perlu dilakukan MyRepbulic. Oleh karena itu, selain melakukan pendekatan Public Relations lewat media, terang Winnie, maka MyRepublic juga aktif bergerilya ke berbagai hunian lewat brand activation. “Kami mengemas brand activation lewat product demo ke rumah-rumah atau perkantoran. Kami mengajak mereka untuk merasakan langsung kecepatan dari MyRepublic, untuk kemudian dapat langsung berlangganan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)