XL Kembali Tabuh Genderang "Perang Tarif" Lewat Kampanye AXIS " Iritology "?

Usai memutuskan menggunakan strategi Dual Brand, XL melakukan re-targeting untuk AXIS--merek yang selama ini dipersepsi sebagai brand-nya anak muda. Paska akuisisi, XL memilih menarget ulang target market untuk AXIS, yakni mengincar segmen pasar yang membutuhkan layanan yang simple serta mereka yang hanya ingin membayar layanan sesuai yang mereka butuhkan. Cukup dimaklumi, lantaran masih banyak pengguna layanan selular yang lebih membutuhkan layanan nelpon, SMS, dan sedikit data.

xlaxis

XL luncurkan kampanye "Gaya Hidup Iritology" guna memperkuat segmen AXIS

Meski melakukan re-targeting, XL tetap mempertahankan brand color dari AXIS, yakni warna ungu. Sementara itu, untuk tagline AXIS, XL mengubahnya selaras dengan karakter market yang dibidik AXIS. Ya, tagline AXIS yang dikenal dengan istilah "AXIS, GSM yang Baik", paska re-targeting berubah menjadi "Irit Itu AXIS".

Sejumlah kampanye marketing dan komunikasi dilakukan XL guna memperkuat segmen baru dari AXIS tersebut. Antara lain, lewat kampanye "Gaya Hidup Iritology". Dijelaskan Kirill Mankovski, Vice President AXIS Brand Development di PT XL Axiata Tbk, "Kami memperkenalkan konsep 'Iritology' sebagai gaya hidup menggunakan layanan telekomunikasi yang simple sesuai kebutuhan dengan tarif irit."

Sebagai program turunan dari kampanye "Iritology", XL menawarkan tiga promo sekaligus, yang notabene nyaris mirip dengan strategi Inovasi Tarif yang dilancarkan XL pada tahun 2008 lewat kampanye Rp 0,1 per detik. Sejatinya, strategi tarif yang dilakukan XL di tahun 2008 itu ramai-ramai diikuti oleh para pemain lainnya, termasuk sang incumbent Telkomsel. Bahkan, langkah XL kala itu telah membawa warna baru serta era baru di industri telekomunikasi, era "Perang Tarif".

Ketiga promo Iritology tersebut adalah "Ngobrol Irit", "Ngenet Irit", dan "Awet Irit". Dipaparkan Kirill, "Ngobrol Irit" adalah tawaran promo dari AXIS berupa tarif Rp 0,- untuk 20 menit percakapan pertama sesama AXIS dan 20 SMS pertama setiap hari dimulai pukul 00.00 - 17.00. Sementara "Ngenet Irit" adalah tarif Rp 0,- untuk setiap penggunaan layanan data pada 10 megabyte pertama di pukul 00.00 hingga 17.00. Adapun "Awet Irit" adalah masa aktif hingga 360 hari untuk layanan kartu AXIS.

Lantas, apakah XL tengah mengulang kembali sukses di masa lalu, dengan menabuh ulang genderang "perang tarif"? "Kami tidak akan melakukan perang tarif. Konsep 'Iritology' dengan tawaran promo seperti itu memang dibutuhkan target market AXIS saat ini. Itu sebabnya, promosi ini hanya berlaku selama tiga bulan, yakni April hingga Juni 2015," jawab Kirill di sela-sela Re-Launch AXIS hari ini (30/3), yang dilakukan serentak di tiga kota, Jakarta, Medan, dan Surabaya.

Untuk mengkomunikasikan konsep dan promo "Iritology", AXIS menggunakan ikon "maha guru Iritology" dalam setiap kampanyenya. Dikemas dengan kreatif yang sederhana dan cara-cara komunikasi yang simple, iklan AXIS tetap memilih pendekatan humor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)