Yang Otentik itu Yang Menguntungkan

Bagaimana cara perusahaan memberikan value jangka panjang dan berkelanjutan yang memotivasi karyawan, melibatkan pelanggan, memperkuat merek, dan memberikan keuntungan yang diinginkan  oleh para pemangku kepentingan? Jawabannya sederhana, transformasi.

Ketika bergerak melalui abad ke-21, seseorang, organisasi atau perusahaan perusahaan perlu menemukan tujuan moral mereka — sesuatu yang hidup dalam jiwa bisnis mereka, yang dapat diterjemahkan ke dalam bentuk kebaikan yang bermanfaat, baik bagi keuntungan perusahaan maupun bagi umat manusia. Keuntungan memenuhi tujuan itulah sebagai panggilan hati.

Saat ini, aturan keterlibatan (rules of engagement) bisnis berubah lagi. Sekarang, seseorang atau perusahaan tidak cukup hanya memiliki gagasan yang inovatif, layanan yang mendapat bintang, dan neraca yang kuat.

Untuk mendapatkan value jangka panjang dan menangkap keterlibatan pemangku kepentingan yang sejati, seseorang atau perusahaan harus merangkul dan menunjukkan bahwa ia mempunyai tujuan yang lebih tinggi.

Sekarang seseorang atau perusahaan harus memiliki sesuatu yang intrinsik dalam DNA mereka untuk mengatasi masalah sosial yang mendesak seperti perubahan iklim, kelaparan, meningkatkan pendidikan atau peduli dan perawatan kesehatan. Perilaku otentik adalah produk sampingan dari semua kegiatan atau operasi tersebut dengan tujuan yang lebih tinggi.

Pemasaran otentik diaplikasikan dengan cara berbagi narasi yang menarik tentang pekerjaan mereka dan tujuan yang menarik bagi nilai-nilai pelanggan mereka.

Ini adalah ide yang menarik dan memiliki banyak hal untuk mendukung pemikiran di baliknya. Jika cerita Anda lebih tulus, asli, dan dapat dipercaya, maka ada potensi yang lebih besar bagi audiens Anda untuk terhubung dan terlibat dengannya.



Ditulis oleh wirausahawan dan pakar komunikasi pemasaran Larry Weber, Authentic Marketing: How to Capture Hearts and Minds Through the Power of Purpose menyediakan kerangka kerja strategis baru yang mengeluarkan strategi bisnis, pemasaran, dan teknologi dari silo yang kini sudah usang dan tidak efektif serta mengintegrasikannya secara erat di sekitar konsep sentral tujuan perusahaan. Pendekatan  maju ini mengarahkan perusahaan ke persimpangan antara laba dan tujuan.

Inti dari buku ini adalah cetak biru untuk melibatkan konsumen melalui pemasaran otentik yang berpusat pada tujuan. Pembaca akan belajar tentang kekuatan mendongeng ke generasi berikutnya, seni memanusiakan merek mereka, dan meningkatnya peran media yang mereka terima.

Bentuk pemasaran yang berkembang ini menggantikan taktik manipulasi tradisional dengan pendekatan yang lebih asli dan transparan yang membahas apa yang diinginkan generasi milenial.

Authentic Marketing juga memberikan wawasan untuk menciptakan budaya yang didorong oleh tujuan yang menarik, memotivasi, dan mempertahankan karyawan. Ini menjelaskan peran yang harus dimainkan CEO dalam menegakkan nilai-nilai perusahaan yang lebih tinggi dan berfungsi sebagai juara tujuan utama.

Pemasaran Otentik menjabarkan secara sederhana tindakan yang diperlukan bagi perusahaan untuk mengubah merek dan bisnis mereka melalui penentuan tujuan kemanusiaan. Ini yang menjadi kunci utama untuk membuka hati dan pikiran konsumen saat ini.

Inti dari proses ini adalah menemukan jiwa organisasi Anda. Ketika tujuan moral menjadi sentral bagi sebuah organisasi, berarti perusahaan memberikan manfaat untuk masyarakat dan umat manusia, suatu  keuntungan yang menjadi proposisi dari sebuah tujuan.

Jalur ini memerlukan penciptaan kembali model bisnis saat ini, menghapuskan pendekatan strategi bisnis yang tidak efisien, membuangnya dan kemudian menciptakan strategi terpisah untuk pemasaran, SDM, manufaktur, R&D, dan sebagainya.

Model terintegrasi yang baru ini memadukan integrasi bisnis yang ketat, inovasi teknologi dan strategi keterlibatan, yang semuanya diikat menjadi satu oleh tujuan moral perusahaan.

Publik saat ini memiliki orientasi kuat untuk mendapat merek yang dapat mereka identifikasi dan percayai. Pemasaran Otentik menunjukkan kepada pembaca cara membuat merek yang lebih manusiawi, lebih disukai, dan lebih asli.

Buku ini juga memandu pembacanya tentang cara terhubung dengan audiens pada tingkatan moral. Proses ini akan membangun tingkat keterlibatan baru yang akan bermanfaat bagi nilai jangka panjang.

Tags:
Larry Weber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)