MIX.co.id - Di tengah situasi pandemi, generasi muda perempuan Indonesia masih menghadapi kendala menstruasi seperti siklus tidak teratur, rasa sakit yang berlebihan, malu dengan kehadiran pria di rumah, kurangnya privasi dan lain-lain. Hal ini mendorong anak perempuan mencari informasi untuk mengatasi hambatan tersebut. Berdasarkan U-Report 2020 Indonesia, separuh dari total responden perempuan mencari jawaban melalui internet dan 22% tidak melakukan apa-apa.

Kotex, brand milik Kimberly-Clark Softex, berkomitmen untuk menanamkan kepercayaan diri pada anak perempuan sekaligus mendorong mereka untuk mulai membicarakan menstruasi secara terbuka. Bersama para mitra kompeten, Kotex memberikan pendidikan dan jawaban untuk mengangkat suara mereka lebih keras terhadap stigma sosial.

Hal itu dielaborasikan Kotex melalui kampanye video sosial Unfiltered dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi 2021 dan #GirlsUnrestricted di Hari Anak Perempuan Internasional 2021. Video Unfiltered dibuat untuk memulai pembicaraan dengan berbagi pertanyaan-pertanyaan dari para remaja perempuan tentang menstruasi. Kotex berharap ini akan menginspirasi dan mendorong jutaan remaja perempuan lainnya untuk secara terbuka berbagi pertanyaan dan berbicara seputar menstruasi bersama dengan sahabat, saudara perempuan atau siapa pun yang mereka rasa nyaman untuk diajak berbicara.

Video menampilkan remaja perempuan dalam rentang usia 11-14 tahun, mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang tulus dan relevan mengenai menstruasi. Uniknya, seluruh kru produksi di belakang pembuatan video ini adalah perempuan, mulai dari sutradara, produser, teknisi suara dan bahkan penata rambutnya.

Edukasi program dilakukan dengan memanfaatkan publikasi di media massa (cetak dan portal online), media owned Kotex (Instagram, YouTube) serta corporate website.

Di ranah media massa misalnya, pesan kampanye mendapat 30 liputan berita dari media papan atas dengan total jangkauan lebih dari 1,5 miliar.

Membangun keterlibatan audience dilakukan Kotex dengan memanfaatkan Natalia sebagai Key Opinion Leader (KOL) pada platform digital TikTok dan meraih total follower 20,5 ribu (9 Maret 2021). Termasuk Instagram Blogger @fiza_aizzawa dengan 11,5 ribu follower.

Juri Dyah Hasto Palupi memberikan applaus terhadap program Kotex Campaign for Girls Empowerment yang mendorong kaum perempuan untuk secara terbuka membicarakan masalah menstruasi. “Pesan dan tujuannya nyambung banget,” komentarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)