Sharp Streaming Launching & Web Conference (The Best Marketing PR Program 2021)

Bertepatan dengan peroleh 20 juta produksi lemari es Sharp di Indonesia, PT Sharp Electronics Indonesia menggelar web conference (konferensi dan peluncuran virtual) pada Juli 2020. Bersamaan dengan event ini, Sharp juga meluncurkan produk lemari es terbaru yang diproduksi secara eksklusif oleh Sharp Indonesia.

Objektif dari program ini adalah meningkatkan hubungan baik dengan media, termasuk media di daerah, mempublikasikan produk lemari es tarbaru, dan memaksimalkan online channel.

Pada program ini digelar factory virtual tour yang diikuti dengan penjelasan yang komprehensif terkait proses produksi hingga tahap akhir distribusi, panel diskusi sekaligus sesi tanya-jawab bersama media, dan peluncuran produk baru. Pada kesempatan ini, Sharp juga menampilkan napak tilas perusahaan sejak kehadiran pertama kalinya di Indonesia, 50 tahun silam.

Dipaparkan Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager, melalui paparannya pada Sharp Web Conference yang digelar pada 8 Juli 2020 lalu, “Sharp memiliki tiga kunci utama dalam menjalankan bisnis. Strateginya, mengoptimalkan penggunaan internet, menghitung presisi terhadap potensi permintaan pasar, dan menghadirkan produk baru yang sesuai dengan perubahan gaya hidup di masa pandemi.”

Melalui strategi ini, diakui Andry, Sharp mampu mempertahankan performa bisnisnya dengan melakukan beragam kampanye penjualan melalui kanal digital. Sharp juga cukup jeli melihat peluang pasar dengan melempar produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen setianya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Guna melengkapi lini produk yang ada, di masa pandemi ini, bertepatan dengan Web Conference ini, Sharp meluncurkan lini lemari es satu pintu terbaru ‘Kirei III’. Ini untuk melengkapi lini produk yang ada dan memenuhi kebutuhan pasar. Sebab, riset di lapangan menunjukkan bahwa dampak dari pandemi membuat masyarakat Indonesia kerap berbelanja banyak untuk menyimpan persediaan dan bahan makanan dalam lemari es,” lanjut Andry.

Hasilnya, dengan anggaran program PR Rp 400 juta ini, Sharp berhasil memperoleh media value sebesar Rp 3,19 miliar dan ROI (Return of Investment) sebesar 912,8%. Media (audience) yang diundang juga menilai, acara ini mampu memberikan insight tentang bagaimana industri dalam menghadapi pandemi. Selain itu, acara ini juga dinilai menarik atau tidak membosankan karena dikemas secara interaktif.

Sementara itu, dinilai salah satu dewan juri, Elvera Makki, program Sharp Web Conference dikemas secara unik, variatif, dan kreatif dengan tetap berfokus pada pesan inti. “Rekan-rekan media tidak hanya mendengarkan, namun juga diajak untuk berdiskusi terkait kondisi pandemi saat ini bagi industri elektronik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)