Tantangan Marcomm di Era Post Covid-19

Saat ini, di industri komunikasi pemasaran sedang mengalami penyesuaian dan perubahan kanal yang luar biasa. Kanal yang dulu dianggap dominan, lantaran Covid-19, kini tidak terlalu berarti lagi. Contohnya, kanal billboard atau kanal ATM yang dianggap sebagai kanal menentukan, kini mulai ditinggalkan karena berkurangnya mobilitas masyarakat di masa pandemi. Fenomena social distancing, menyebabkan nilai exposure terhadap kanal tersebut berkurang drastis.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para praktisi markom di Indonesia. Tak hanya pada pemilihan kanal komunikasi, pandemi juga mempengaruhi perencanaan strategis, produksi konten kreatif, dan model aktivasi merek. Wacana omni channel, kolaborasi para pelaku industri, hingga model baru organisasi marketing pun muncul sebagai wacana.

Seperti apa para praktisi markom menghadapi fenomena ini? Simak cover story Majalah MIX, edisi Juli-Agustus 2020. Pada edisi ini, Majalah MIX juga menghadirkan Marcomm Agency Directory 2020, studi Nielsen tentang Kebiasaan Baru Selama Pandemi, hingga Profil Tim Komunikasi LSPR.

Selamat menikmati sajian Majalah MIX kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)