Ketika Samsung Menggempur Milenial dengan Galaxy M20

Membidik pasar milenial Indonesia yang seksi, pada Februari lalu Samsung meluncurkan generasi baru Samsung Galaxy M20 yang sebelumnya sudah diperkenalkan di India, salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan proporsi generasi milenial Indonesia (sebutan untuk penduduk yang berusia 20-34 tahun) mencapai 23,95% dari total populasi negeri ini sebanyak 265 juta jiwa pada 2018. Ini artinya, hampir seperlima penduduk Indonesia adalah kelompok milenial. Sementara itu, data dalam buku Profil Generasi Milenial Indonesia terbitan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik pada 2018 menyebutkan bahwa proporsi milenial Indonesia saat ini bahkan mencapai 33,75%.

Karakter generasi milenial yang sangat gadget minded—sebuah survei menyebutkan mereka rata-rata menghabiskan waktu tidak kurang dari tiga jam di depan perangkat mobile, membuat Samsung menciptakan Galaxy M20, yang spesifikasi disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan generasi ini.

"Seri Samsung Galaxy M pertama di Indonesia ditujukan bagi generasi masa kini yang ingin terus terhubung dan berbagi aktivitas keseharian mereka yang menarik," ungkap Head of IT & Mobile Business Samsung Electronics Indonesia Denny Galant dalam siaran persnya.

Berbagai survei menengarai bahwa generasi milenial adalah pengguna media sosial fanatik, pengguna streaming video—alokasi waktu menonton streaming ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Generasi internet ini mengandalkan media sosial sebagai tempat mendapatkan informasi. Media sosial bahkan telah menjadi platform pelaporan dan sumber berita utama bagi mereka.

The Nielsen Global Survey of E-commerce juga menunjukkan bahwa generasi ini memilih jalur daring (online) untuk mencari, meneliti dan membeli beragam produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Nielsen melakukan riset terhadap 30 ribu responden yang memiliki akses internet memadai. Responden tersebut berasal dari 60 negara di Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin dan Utara, serta Timur Tengah. Berdasarkan riset Nielsen tersebut, Indonesia memiliki peringkat teratas secara global dalam hal penggunaan ponsel pintar untuk berbelanja daring.  

Pengembangan Produk

Untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi generasi milenial terhadap produk ponsel pintar tersebut, Samsung mengembangkan berbagai produk baru, di antaranya Samsung Galaxy M20. Ponsel pintar Galaxy M series ini hadir dengan tampilan infinity-V dan fitur canggih seperti kamera ganda dengan lensa ultra lebar, baterai tahan lama, prosesor berkinerja tinggi, dan Samsung Experience UX baru.

Untuk memastikan streaming musik dan video tanpa henti, Samsung mengemas baterai 5000 mAh yang kuat di Galaxy M20. Fitur manajemen daya Galaxy M20 menggunakan sistem teknologi multi-lapis yang memastikan konsumsi daya yang rendah. Dan fitur pengisian cepat tipe C memastikan kecepatan tiga kali dibandingkan pengisian normal—berkat pengisi daya 15W dalam kemasan.

Samsung menggunakan prosesor octa-core Exynos 7904 terbaru untuk Galaxy M20 ini. Prosesor ini meningkatkan pengalaman pengguna melalui kecepatan jaringan yang baik, multitasking yang lancar dan konsumsi daya yang rendah. Sementara itu, Galaxy M10 ditenagai oleh prosesor Exynos 7870 octa-core.

Mengingat fungsinya yang sangat personal dan multitasking, Samsung memastikan keamanan penggunanya dengan melengkapi Galaxy M20 dengan dua fitur keamanan sekaligus, yaitu fitur sidik jari (Finger Print) dan fitur pengenal wajah (Face Unlock). Sedangkan Galaxy M10 hanya dilengkapi fitur pengenal wajah.

Karena generasi milenial senang mengklik foto dan membuat video saat bepergian, Samsung memasang dual kamera (kamera belakang ganda) yang kuat pada Galaxy M20 dengan fitur ultra-lebar. Baik Galaxy M20 dan M10 hadir dengan kamera belakang utama 13MP yang memiliki aperture F1.9. Kamera belakang sekunder memiliki fitur ultra-lebar 5MP. Mode ultra-lebar memungkinkan pengguna mengambil foto yang lebih luas dengan mudah. Ini sangat cocok untuk memotret lanskap, lanskap kota, foto grup, dll. Ketika pengguna ingin memasukkan banyak ke dalam satu bingkai tunggal.

 

Galaxy M20 dan M10 juga dilengkapi dengan lensa aperture rendah terbaik di kelasnya yang memungkinkan konsumen untuk mengambil foto yang tajam, tajam dan jernih, bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Pengaturan kamera belakang ganda memastikan pemotretan potret fokus langsung yang sempurna juga. Selain itu, seri Galaxy M hadir dengan Samsung Experience versi 9.5 UX baru yang dioptimalkan untuk pengalaman pengguna yang cepat dan halus. Baik Galaxy M20 dan M10 hadir dengan slot penyimpanan khusus yang dapat diperluas hingga 512GB dan akan memiliki dukungan dual SIM VoLTE.

Kompetisi

Dari sisi kompetisi, menilik harga dan fitur yang dihadirkannya, Samsung Galaxy M20 berkompetisi dengan produk Cina Xiaomi Redmi Note 7. Siapa yang lebih unggul di antara keduanya dari kacamata milenial? Hasbi Hasyidicki, 21 tahun, mahasiswa, mengaku akan memilih Samsung Galaxy M20.

Menurut dia, meskipun banyak fitur yang sama dari kedua brand tersebut—bahkan dalam beberapa hal Redmi Note 7 terlihat lebih unggul, namun secara de facto Samsung Galaxy M20 lebih bagus. “Selain itu urusan gengsi. Jadi aku akan pilih Samsung. Alasan lain, karena layarnya. Samsung tampilan apps-nya lebih enak dilihat. Dan untuk munculin apps, kita tinggal swipe satu jari dari bawah ke atas. Redmi tidak bisa seperti itu,” katanya.

Kedua merek memiliki ukuran layar yang sama, yaitu 6,3 inch dengan Resolusi FullHD+. Aspek rasio yang dimiliki oleh kedua layar smartphone ini juga sama, yakni 19,5:9. Hanya saja, Redmi Note 7 memakai teknologi layar IPS LCD, sedangkan Samsung mengemas Galaxy M20 dengan layar PLS TFT.

Berbicara dimensi layar, Redmi Note 7 berukuran 159.2 x 75.2 x 8.1 mm, Sedangkan Galaxy M20 memiliki Ukuran sedikit lebih gemuk, 156.4 x 74.5 x 8.8 mm. Meski begitu, keduanya memiliki berat yang sama, yakni seberat 186 gram.

Baik Redmi Note 7 maupun Galaxy M20 keduanya sama sama dikemas dengan poni minimalis mirip tetesan air atau waterdrop yang disebut Samsung sebagai Infinity-V Display. Poni ini adalah tempat kamera depan disematkan oleh masing-masing pabrik.

Samsung Galaxy M20 yang ditugaskan melengkapi peran Galaxy J, Galaxy C, dan Galaxy On, seperti sudah disebutkan di atas, ditopang oleh System on Chip (SoC) Octa-core Exynos 7904 (14 nm) 1,8 GHz. Sementara Redmi Note 7 dibekali prosesor besutan Qualcomm yakni Snapdragon 660 (14 nm) 2,2 GHz. Dari segi penyimpanan, Redmi Note 7 menawarkan konfigurasi RAM mulai dari 3 GB hingga 6 GB. Namun penyimpanan internal atau ROM hanya tersedia satu varian saja, yakni 64 GB. Sementara Samsung Galaxy M20, Untuk pasar indonesia, Konsumen hanya disediakan opsi RAM/ROM 3/32.

Kini giliran mengupas kemampuan kamera. Di atas kertas, Redmi Note 7 lebih progresif. Namun, menurut Hasbi, faktanya hasil jepretan Samsung sering kali lebih unggul kualitasnya. Redmi Note 7 membanggakan fitur kamera ganda dengan konfigurasi 48 MP (f/1.8) ditambah sensor 5 MP depth sensor (f/2.4). Lainnya dari aspek kamera, Redmi Note 7 menggunakan sensor Ultra Clear Samsung ISOCELL sebagai sensor utamanya—sementara sensor kamera Samsung diklaim mampu menangkap foto yang apik walau dalam kondisi minim cahaya. Kamera depan Redmi Note 7 memiliki sensor 13 MP yang didukung fitur Artificial Intelegence (AI). Beberapa fitur penting kamera pada Redmi Note 7, antara lain dual-LED flash (bagian belakang), HDR, panorama, perekaman video 1.080 pixel pada 30,60,120 fps; gyro dan Electronic Images Stabilization atau EIS.

Sementara itu, kamera Samsung Galaxy M20 dilengkapi sensor utama ganda dengan sensor 13 MP (f/1.9) dan lensa ultra wide 5 MP (f/2.2). Untuk kebutuhan swafoto, Samsung Galaxy M20 dibekali sensor kamera depan sebesar 8 MP dengan bukaan f/2.0 kamera ini juga dapat membuat hasil gambar terlihat bokeh (efek blur). Beberapa fitur penting kamera Samsung Galaxy M20, antara lain LED flash (di bagian depan), panorama, HDR, dan perekaman video 1.080 pixel pada 30 FPS. Kamera depan kedua smartphone di atas memiliki kemampuan yang sama, yakni bisa digunakan untuk selfie dengan sudut ultra wide dan firur AI.

Perbandingan terakhir dari kedua smartphone Xiaomi Redmi Note 7 dan Samsung Galaxy M20 adalah dari segi baterai, fitur keamanan (security), dan harga. Untuk urusan baterai Redmi Note 7 memiliki kemampuan sebesar 4.000 mAh. Redmi Note 7 juga membawa fitur keamanan yang cukup mumpuni, yakni fitur face unlock untuk membuka smartphone dengan sensor pembaca wajah, dan juga pemindai sidik jari di bagian belakang perangkat.

Sedangkan soal harga, Redmi Note 7 saat dilepas pertamakali di pasar Tiongkok dibandrol Rp2jutaan untuk model RAM/ROM 3/32 GB. Lainnya ada varian RAM/ROM 4/64 GB dengan harga Rp 2.4 jutaan, dan model 6/64 GB do harga kisaran Rp2,9 jutaan.

Bagi Hasbi, dari sis ketahan baterai, Samsung Galaxy M20 menang telak dengan 5000 mAh. Sedangkan Fitur keamanan penting seperti face unlock untuk membuka smartphone dengan sensor pembaca wajah dan pemindai sidik jari di bagian belakang perangkat juga terdapat pada perangkat Galaxy M20.

Samsung Galaxy M20 yang resmi hadir di Indonesia pada 11 Februari dibandrol pada harga Rp2,7jutaan untuk penyimpanan RAM/ROM 3/32 GB. Harga tersebut, bagi Hasbi sangat worth it sehingga dia mengaku akan memilih Samsung ketimbang Redmi Note 7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)