Cici Palugada, Influencer dengan Positioning “Panduan Berbelanja di Tanah Abang” 

MIX.co.id - Di tengah membanjirnya konten kreator maupun influencer, Lysa, perempuan kelahiran 20 Juli 1986, mencoba hadir dengan positioning yang berbeda, “Panduan Berbelanja di Tanah Abang”. Melalui positioning itu, Lysa hadir sebagai Cici Palugada melalui platform Instagram @cici_palugada. 

Bagi Lysa, memilih positioning seperti itu bukan tanpa alasan. Sejak tahun 2008, ia telah memiliki pengalaman panjang sebagai pemasar kios atau toko yang ada di kawasan Tanah Abang, antara lain Pusat Belanja Tanah Abang Blok B. Dengan demikian, ia telah akrab dengan para pedagang di Tanah Abang.

Selain itu, ia juga melihat potensi market yang begitu besar di Tanah Abang. Mengingat, total toko yang ada di kawasan Tanah Abang mencapai 20 ribuan toko. Dan mayoritas para pedagang yang menempati toko-toko di Tanah Abang, menurutnya, masih belum melek digital. Tak heran, begitu pandemi Covid-19, banyak pedagang yang harus mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan.

“Untuk itu, Cici Palugada hadir sebagai solusi untuk para pedagang di Tanah Abang. Kami hadir untuk membantu mengekspos dan mempromosikan toko dan produk mereka dengan memproduksi konten seputar review produk fesyen, hingga update fashion terkini di Tanah Abang,” cerita Lysa, yang menyebutkan bahwa akun IG @cici_palugada baru saja dirilis pada Maret 2022 yang telah memiliki 15.000 follower organik.

Selain Cici Palugada, ada juga platform seputar Tanah Abang melalui akun Instagram @palugada.tenabang dan @palugada_extra. Akun @palugada.tenabang  hadir lebih dulu pada tahun 2020, yang di-positioning-kan sebagai direktori toko-toko di Tanah Abang. Deretan toko yang tayang di @palugada.tenabang tentu saja telah terverifikasi. 

“Kurasi ini penting, mengingat belakangan banyak penipuan yang mencatut nama toko di Tanah Abang. Dengan demikian, para pembelanja yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk yang datang dari luar negeri, dapat mencari informasinya terlebih dahulu di ketiga akun IG tersebut untuk memastikan mereka berbelanja di toko yang riil,” papar Lysa, yang menegaskan bahwa akun @palugada_extra hadir untuk mengupas produk di non-busana, seperti aksesoris, tas, sepatu, gorden, dan sebagainya. 

Bersama tim yang cukup ramping, sekitar 5-6 orang, Cici Palugada sudah me-review lebih dari 100 toko yang berjualan di Tanah Abang. “Dari review itu, ada yang memang atas dasar inisiatif kami melakukan review, tapi ada juga yang berdasarkan permintaan dari pedagangnya. Untuk pedagang yang ingin meminta produk dagangannya di-review, biaya yang dikeluarkan cukup murah, yakni mulai dari Rp 500 ribu. Dengan biaya itu, kami  akan me-review dan membuatkan konten video, serta menayangkan dan mempromosikannya melalui akun @cici_palugada. Bahkan, mereka juga dapat menggunakan konten tersebut dengan me-mposting-nya di akun instagram pribadi mereka," terang Lysa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)