Meliani Muljoredjo, Entrepreneur Muda di Balik Sukses Beaudelab

MIX.co.id - Hanya dalam kurun waktu dua tahun membangun bisnisnya, merek kosmetik Beaudelab mampu mencetak omset miliaran rupian tiap bulannya. Tak hanya itu, Beaudelab juga berhasil menyabet berbagai penghargaan. Di antaranya, Best Seller Shopee yang membuatnya menjadi barang favorit para selebgram.

Sukses ini tak lepas dari komitmen Meliani Muljoredjo, Pendiri PT Akselerasi Sumber Berkah, perusahaan produk kosmetik Beaudelab, yang hanya menjual produk berkualitas.

Tak heran, jika deretan selebritis memercayakan perawatan diri mereka kepada Beaudelab, bahkan ikut mempromosikan brand kosmetik lokal itu. Deretan selebritis yang menggunakan kosmetik Beaudelab antara lain Amanda Manopo, Roger Danuarta, Gisella Anastasia, Nagita Slavina, Baim Wong, Shahnaz Sadiqah, dan Jeje Govinda.

Kerja keras, fokus, dan memiliki keyakinan diri yang positif menjadi kunci krberhasilan Meliani dalam memulai langkahnya menjadi entrepreneur.

Perjalanan bisnisnya dimulai pada 2017, ketika ia berusia 23 tahun. Kala itu, dirinya baru lulus kuliah dengan predikat cumlaude dari Binus University. Gadis ini kemudian bekerja di Sampoerna dan dalam waktu singkat, dipromosikan menduduki jabatan Procurement Executive dengan gaji menggiurkan.

Uniknya, ketika banyak orang bermimpi bisa bekerja di perusahaan milik Philip Morris International itu, namun di 2019 Meliani justru resign. Hal ini mengundang pertentangan dari kalangan orang terdekat, terutama sang mama, yang menyayangkan, mengapa ia lebih memilih melepas semua kesuksesan yang telah digenggam.

“Hidup cuma sekali. Aku ingin merasakan hidup yang sesungguhnya,” ujar Meliani kepada sang mama, tentang tekadbya menjadi seorang entrepreneur.

Meski berat, akhirnya sang bunda merestui. Meliani kemudian pindah ke Bali. Di Pulau Dewata, gadis 25 tahun itu menggantungkan harapan untuk mengejar mimpi menjadi pengusaha.

Bermodal uang terbatas, Mel demikian ia akrab disapa, menyewa rumah berisi empat kamar di Denpasar. Keempatnya, kemudian disewakan sebagai kamar kos, sementara dirinya memilih tinggal di kamar pembantu yang ada di belakang. Untuk menambah penghasilan dan modal usaha, di Bali, selain bertumpu pada bayaran orang yang menyewa kamar, di siang hari Mel bekerja sebagai staf administrasi untuk mendapatkan sedikit upah. Baru, di malam hari, ia menggejar passion membangun kerajaan bisnisnya dengan cara berjualan online.

Di tengah proses menyusun masa depan, di akhir minggu, Meliani masih menyempatkan diri berbagi dengan sesama. Ia menjadi guru sukarela, mengajar bahasa Inggris bagi anak-anak di panti asuhan Yayasan Kasih Ibu.

Perlahan namun pasti, setelah dua tahun, produk-produk yang dihasilkan Beaudelab diminati banyak wanita muda. Dan misi Meliani mempercantik wanita Indonesia dengan produk lokal mulai terwujud.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)