Brand Guardians Acer Indonesia in Digital World

Dengan tim kecil yang hanya terdiri dari tiga personil, Tim Digital Marketing Acer Indonesia mampu menyabet sederet penghargaan bergengsi di tahun ini. Lantas, bagaimana peran masing-masing personil dalam mensukseskan setiap program digital Acer?

Dua penghargaan bergengsi baru saja diraih Acer Indonesia. Merek asal Taiwan tersebut berhasil menyabet penghargaan “The Most Engage Brand in Indonesia Digital World 2019” yang digelar Majalah MIX pada Mei lalu untuk kategori Digital Customer Service (The Best Digital Customer Service in Gadget Industry) dan Digital Brand Campaign (The Most Experiential Digital Brand Campaign).

Melalui dua penghargaan itu, Acer berhasil menyisihkan merek-merek ternama seperti Lenovo, Vivo, dan Oppo di kategori Digital Customer Service dan mengalahkan Unilever Indonesia, Ovo, Go-Pay, Ku Ka Indonesia, Danone Aqua, dan lain-lain di kategori Digital Brand Campaign.

Sebelumnya, Acer juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Content Marketing Implementation dari “Indonesia Content Marketing Award 2019”, “Social Media Award 2018”, dan “The Most Socially Devoted Brand” di Facebook untuk Kategori Elektronik untuk layanan pelanggan melalui media sosial dari www.socialbakers.com.

Sukses Acer tersebut tak lepas dari kepiawaian Tim Digital Marketing Acer Indonesia yang terdiri dari Anandita Puspitasari selaku Public Relations & Digital Marketing Manager; Haris Mahdiredha selaku Digital Marketing Specialist; dan Bopa Dharmestio Herdayana selaku Digital Marketing Specialist.

Menurut Dita, demikian Anindita Puspitasari biasa disapa, masing-masing personil memiliki peranan yang berbeda dan saling melengkapi dalam menjalankan aktivitas digital marketing Acer Indonesia. “Saya memberikan strategi, arahan pelaksanaan, dan bertanggung jawab atas aktivitas dan performa komunikasi digital marketing yang dijalankan oleh Acer Indonesia, baik lini consumers maupun commercials. Saya juga memegang peranan sebagai Public Relations Acer Indonesia (bertanggung jawab dalam menciptakan publisitas di earned media—Red),” ucapnya.

Sementara itu, Bopa menjalankan dan bertanggung jawab atas konten di digital owned dan shared media channels yang dimiliki Acer, yaitu blog dan social media. “Selain menyajikan konten yang menarik dan informatif, social media Acer juga menghadirkan layanan online customer service selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu,” kata Dita.

Personil lainnya, Haris, menjalankan dan bertanggung jawab atas presence Acer pada digital paid media (online marketing) dan e-commerce. “Konten yang menarik tentunya membutuhkan promosi yang tepat sasaran. Tugas lain Haris juga memastikan kehadiran Acer secara konsisten pada eCommerce,” tambah Dita.

Lebih lanjut ia menerangkan, Departemen Digital Marketing merupakan bagian dari Divisi Marketing di Acer Indonesia, di mana PR & Digital Marketing Manager melakukan report kepada Head of Marketing Acer Indonesia Galuh Neftita.

Artinya, selain bertanggung jawab sebagai “brand guardians” Acer Indonesia di beragam channels digital termasuk komunitas online, kata Dita, departemen Digital Marketing menjadi bagian terintegrasi dari komunikasi marketing Acer Indonesia.

“Tim Digital Marketing selalu berfungsi untuk mendorong dan menjaga performa brand di berbagai channel digital marketing mulai exposure, discovery, consideration, conversion, customer relationship, hingga retention. Hal ini untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin shifting ke digital, sehingga brand senantiasa hadir di seluruh aspek digital pelanggan,” papar Dita.

Salah satu program digital Acer yang berhasil memperoleh penghargaan “The Most Experiential Digital Brand Campaign” adalah “Predator League 2019”. Di program tersebut, Acer menghadirkan beragam digital experience yang mengundang gamers berpartisipasi dan memberikan dukungan ke tim favoritnya, mulai dari level qualifier, final Indonesia, hingga final Asia Pacific yang berlangsung pada Februrari 2019 lalu di Bangkok, Thailand.

“Pada kampanye ini, kami mendorong gamers dan supporter time untuk menyatakan dukungannya terhadap perwakilan Indonesia dengan mengganti profile pic mereka dengan desain khusus dan hashtag #IndonesianPride. Simpel untuk dilakukan, tapi kami berhasil mendapatkan partisipasi dari ribuan peserta yang mengganti desain profile pic mereka,” aku Dita.

Tentunya, periode Predator League 2019 juga menjadi waktu yang tepat bagi para pelanggan untuk mendapatkan produk perangkat gaming maupun gaming gears. “Untuk itu, kami juga menghadirkan beragam promo yang bisa didapat di kanal online maupun offline,” ucapnya.

Selain program tahunan seperti Predator League, Acer Indonesia juga memiliki program korporat bernama InspirAcer. Melalui program tersebut, Acer memprofilkan tokoh inspiratif Indonesia dari berbagai kalangan. Pada website InspirAcer di www.inspiracer.com, pengunjung bisa mengenal lebih jauh bagaimana keseharian serta tips sukses para tokoh dalam format video profil.

Menghasilkan beragam program yang kreatif dan efektif tentu saja tidak mudah. Senantiasa menciptakan ide kreatif menjadi salah satu kuncinya. “Kami membiasakan sharing idea dari semua anggota tim dalam bentuk brainstorming. Idealnya, brainstorming dilakukan secara tatap muka sehingga lebih fokus dan cepat. Namun adakalanya, ide-ide kreatif muncul pada waktu tak terduga, sehingga kami juga terbiasa untuk berdiskusi ide kreatif atau sharing case study menarik melalui group chat,” tutur Dita.

Keberhasilan tim, diakui Dita, tak lepas dari kekompakan tim yang dibangun melalui atmosfir kekeluargaan sekaligus kerja serius tapi santai. “Kami menyadari pentingnya kanal ini dan memastikan skill kami semua selalu ter-update dengan perkembangan teknologi dan trend terkini. Tapi, untuk komunikasi, tetap santai dan kekeluargaan agar terus akrab dan enggak stress. Sebab, sebagai tim yang membawahi layanan online customer service 24 jam di social media, kami harus on terus,” ceritanya.

Untuk makin mengakrabkan diri antarpsersonil tim, ketiganya biasanya menggunaka happy hour-nya dengan makan bersama. “Pada dasarnya, kami semua suka makan dan ngemil. Jadi, hang out bareng yang paling sering dilakukan justru tidak perlu pergi jauh-jauh, karena cukup delivery makanan favorit melalui ojek online dan menikmatinya bersama di kantor,” ujarnya.

Dita, Bopa, dan Haris memiliki sejumlah tips sehingga tim mereka kompak dan meraih sukses. Pertama, kata Bopa, lakukan 3K, yakni Komunikasi, Koordinasi, Kooperatif. “Ini adalah value yang kami resapi bersama sehingga bisa menjaga kerja sama yang baik dan menghadirkan yang terbaik untuk brand dan pelanggan kami,” tuturnya.

Kedua, ditambahkan Dita, senantiasa terbuka untuk mempelajari hal yang baru, dan selalu membagi ilmu yang baru tersebut kepada anggota tim. Tips ketiga, berani mencoba. “Sering kami temukan, baik campaign maupun regular activity yang belum ditemukan di brand lain sudah kita exercise. Some works some others need improvement. Learning by doing,” imbuh Haris.

Kendati sudah mencatat sederet sukses, Tim Digital Marketing Acer Indonesia tetap mematok target-target di masa depan. Tim ini berharap dapat mempertahankan hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, sekaligus meningkatkan kualitas engagement Acer di dunia digital. “Tentunya, kami berharap tim ini mendapatkan kesempatan untuk terus belajar, meningkatkan skills kami di dunia marketing, dan berkontribusi lebih dalam bisnis,” tutup Dita. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)