Mengupas Kegiatan Komunikasi Klien di BEE Magazine

Majalah komunikasi internal karyawan agensi Integrated Marketing Communication (IMC) Dwi Sapta Group, BEE Magazine, tidak hanya menyajikan informasi seputar karyawan dan kegiatan internal perusahaan. Majalah ini dilengkapi dengan informasi kegiatan komunikasi klien yang digarap oleh agensi ini. Hal yang sangat menonjol dari penampilan Bee adalah banyaknya halaman yang menginformasikan kegiatan komunikasi klien. Simak saja, rubrik “Clients” yang menyita 16 halaman majalah, untuk 15 brand klien.

BEE magazine Sementara rubrik Galeri yang merupakan parade karya kreatif Dwi Sapta mengambil 11 halaman yang terdiri dari Galeri TVC Dwi Sapta (2 halaman untuk 12 klien), Galeri print ad Dwi Sapta (2 halalaman untuk 6 brand klien), Galeri TVC sister agency Main Ad (2 halaman untuk 6 brand), Galeri print ad Main Ad (2 halaman untuk 5 brand), dan Galeri Digital & Social Media (1 halaman). Belum lagi ada liputan khusus pada rubrik Brand Activation sebanyak 6 halaman.

Secara khusus juri PR Program of the Year Bambang Sumaryanto menyoroti bahasa pengantarnya yang masih gado-gado, banyak tercampur dengan bahasa Inggris. “Entah disengaja atau tidak, namun sebaiknya menggunakan bahasa baku,” ujar dosen LSPR dan UI itu serius.

Di mata juri lain, M. Gunawan Alif, komposisi rubrik itu relevan untuk mengomunikasikan keandalan agensi Dwi Sapta Group. Dan sependapat dengan Bambang Sumaryanto, Gunawan melihat majalah ini sebagai indikator keberhasilan Bee dalam mengomunikasikan iklan-iklan baru dan orang-orang di belakang pembuatan iklan itu.

Akan halnya Senior Editor Majalah SWA Dyah Hasto Palupi melihatnya dari sisi ongkos produksi atau pembuatan majalah ini yang diperkirakannya mahal. Kenyataannya, tampilan majalah setebal 72 halaman ini memang terbilang mewah. Setiap lembar halaman full colour, dengan tekstur licin dan halus, khas permukaan art paper dengan ketebalan melebihi lembar halaman majalah biasa.

Namun bagi Senior Editor Majalah MIX Marcom Edhy Aruman, info tentang klien ini dinilai terlalu banyak. Kurang berimbang jika dibandingkan dengan info soal aktivitas internal, terutama dari sisi karyawan yang bisa mempererat kekerabatan dalam perusahaan, katanya. Namun sebagai perusahaan internal, Edhy menilai majalah ini memberikan informasi yang cukup bagus. Komentar senada datang dari M. Gunawan Alif. “Relevan to commincate the experties of the agency,” tuturnya.

#PublicRelationsIDN #PRofTheYearIDN

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)