Suksesnya Film Digital "I am Batik" dari Guinness

Kurang dari sebulan diluncurkan, film digital bertajuk “I am Batik” memperoleh antusiasme yang tinggi di kalangan netizen. Tak kurang dari 5 juta orang telah melihat film digital tersebut. Bahkan, 75 ribu orang yang men-share film digital tersebut berkomentar positif. Mulai dari komentar berupa pujian “bagus”, “keren banget”, hingga “sangat kreatif”.

i-am-batik-ok

Film digital yang dirilis oleh Guinness itu merupakan bagian dari kampanye “Guinness Batik Fridays”. Pada kampanye tersebut, Guinnes mencoba mengkomunikasikan tiga simbol motif batik Indonesia lewat tiga public figure. Adalah aktor Fathir Muhtar sebagai simbol Garuda (Batik that Unites), musisi Mohammad Marzuki alias Kill the DJ mewakili simbol Naga (Pride in Batik), dan fashion entrepreneur Michael Alinskie sebagai Kala (Timeless Batik).

Film “I am Batik” terinspirasi oleh sentimen dari Banyak Batik, Banyak Cerita, Satu Indonesia. Naratif dari film tersebut dimulai dengan kehidupan petualang Fathir, yang bergairah pada dunia sepak bola. Ia pun berbagi cerita dengan orang lain dengan menyimbolkan batik sebagagi Garuda, yakni batik yang menyatukan. Naga sebagai Pride in Batik dipamerkan Marzuki lewat narasi yang mengungkapkan semangat untuk musik dan budaya tradisional Indonesia. Sementara itu, Michael Alinskie sebagai Kala menggambarkan perjalanan visualnya dalam mengeksplorasi seni abadi dari Batik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)