Delapan Tren Pemasaran di 2017

Menginjak awal tahun, pemasar kerapkali mencari insight terkini terkait perilaku sekaligus kebiasaan konsumen. Menurut Roy Simangunsong, Country Head Twitter Indonesia, kecenderungan perilaku konsumen dapat dilihat melalui percakapan yang terjadi sehari-hari di social media, antara lain Twitter.

 

Hal itu cukup dimaklumi, menginga data Global Web Index (GWI) menunjukkan bahwa lebih dari 50% pengguna internet saat ini menghabiskan lebih dari tiga jam sehari untuk saling terhubung dengan pengguna Internet lainnya. Adapun lebih dari 90% lainnya memiliki smartphone. Masih berdasarkan data tersebut, terungkap bahwa sebanyak 51% pengguna internet di Asia Pasifik menganggap perangkat mobile sebagai hal terpenting, sedangkan 26% lainnya memilih menggunakan laptop.

 

Dalam rilis resmi yang diterima MIX, ia memaparkan delapan tren pemasaran yang akan terjadi di 2017. Berikut ini delapan tren pemasaran di 2017 yang ditulis Roy Simangunsong.

#1 Apakah brand Anda berbicara mengenai data?

Meskipun banyak brand telah mengadopsi media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, mayoritas telah mengabaikan manfaat analisis terkait percakapan yang terjadi secara real-time. Twitter memiliki arsip data publik yang terdiri dari 10 tahun percakapan dari hampir setiap topik yang dapat Anda bayangkan dan memiliki insight untuk membuat keputusan lebih baik di tahun 2017. Dengan menganalisis kumpulan data ini, brand dapat memiliki insight untuk membuat keputusan yang lebih baik, sekaligus lebih siap dalam menghadapi berbagai hal tak terduga dan mengukur hasil melalui pola data.

 

#2 Apakah brand Anda sudah ‘mobile first’?

Mobile is now - tetapi tidak sedikit brand yang tidak siap untuk menghadapi hal ini. Sebanyak 51% pengguna internet di Asia Pasifik menganggap perangkat mobile sebagai gawai yang paling penting, sementara 26% lainnya memilih laptop (Sumber: GWI). Kebanyakan orang melihat situs, membaca email, dan terhubung melalui media sosial pada perangkat mobile mereka. Anda akan kehilangan kesempatan besar di tahun 2017 jika brand Anda tidak menyediakan konten, iklan, dan pengalaman online untuk pengguna mobile. Mulai dari situs brand hingga kampanye email bisnis Anda, sebaiknya semua sudah harus berformat mobile-friendly.

 

#3 Apa saja yang ditonton konsumen sekarang ini?

Video sosial menjadi semakin popular dalam konten pemasaran kreatif dan pertumbuhannya diharapkan terus naik di tahun 2017. Survei HubSpot di tahun 2016 menunjukkan perbandingan antara pengguna internet global yang benar-benar mengkonsumsi video secara seksama dan mereka yang hanya sekilas mengonsumsinya dengan cepat, di mana yang terakhir kini tengah merajai format konten online. Video live menjadi kesempatan pamungkas untuk konten eksklusif dan interaktif, yang mengubah platform sosial ke ranah media penyiaran (broadcast).

 

Twitter telah mempermudah tayangan penyiaran live di smartphone mana pun. Di tahun 2017 ini, pelajari bagaimana brand termutakhir bereksperimen dengan live video. Format tersebut sangat pas diaplikasikan untuk konten eksklusif, mengandung nilai berita yang tinggi, atau sedang terjadi saat ini secara live di berbagai perhelatan seperti CES atau Golden Globes, atau bisa juga untuk konten seperti sesi Q&A yang mensyaratkan keterlibatan audiens secara langsung. Kunjungi panduan video live kami untuk mempelajari lebih lanjut mengenai produk-produk Twitter dan dapatkan rekomendasi kami untuk menjadi live.

 

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)