Empat Inisiatif Sepatu Bata di Semester Kedua 2017

Ekonomi Indonesia yang masih belum membaik membuat kinerja kuartal pertama (Q1) 2017 PT Sepatu Bata Tbk. hanya tumbuh tipis, yakni 1%. Pada Q1 2017, penjualan yang berhasil dicetak Bata hanya Rp 200 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan Bata mampu mencapai Rp 198 miliar.

Oleh karena itu, festive season Ramadhan-Lebaran serta Back to School kali ini menjadi modal utama bagi Bata untuk memperbaiki kinerjanya hingga akhir tahun 2017, yang ditargetkan tumbuh single digit. “Selama ini, festive season Ramadhan-Lebaran dan Back to School memberikan kontribusi yang paling besar bagi total pendapatan Bata. Kontribusinya mencapai 25-30%,” terang Budiharta Hanse, Senior Commerce Manager PT Sepatu Bata Tbk.

Guna meningkatkan kinerja Bata hingga akhir tahun ini, diakui Budiharta, empat inisiatif telah dipersiapkan. Pertama, Bata akan tetap melakukan pembukaan toko baru. Itu artinya, pembukaan toko baru tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, pada semester satu 2017, Bata telah membuka 22 gerai baru dan merenovasi 7 gerai. Selanjutnya, pada semeseter kedua 2017, Bata berencana membuka 15 gerai baru.

“Kami tidak akan berhenti menangkap peluang dengan membuka gerai baru dengan konsep Zeus dan Angela One, yang menawarkan ambiance simple, style, dan comfort. Selain membuka gerai baru, kami juga akan menyeleksi toko dengan menutup gerai yang tidak profit sebanyak 40 gerai dan merenovasi gerai yang masih berpotensi profit. Sampai semester satu 2017, Bata sudah mencapai 520 gerai,” ia memaparkan.

Kedua, Bata terus mengembangkan produk baru dengan mengikuti tren dan memperbaiki koleksi yang ada. Antara lain, dengan mengembangkan koleksi di tiga segmen yang selama ini menjadi kontributor utama Bata. Ketiga contributor itu adalah segmen perempuan, sandal pria, dan sandal anak-anak. “Bahkan, untuk segmen olahraga lewat merek Power, kami akan menambah 30% koleksinya,” ucap Budiharta yang menyebut ada 2.000 SKU yang kini dimiliki Bata dengan kapasitas 5 juta pasang produksi per tahunnya.

Ketiga, menyiapkan strategi pemasaran dalam menyambut festive season Back to School. Ia menerangkan, Bata menggelar program promo #APriceForSurprise, di mana pelanggan berkesempatan memperoleh hadiah berupa Play Station 4 (PS 4). “Kami juga aktif memanfaatkan social media untuk melakukan kampanye bertajuk #MySteryShoes dengan menggandeng sejumlah Key Opinion Leader (KOL),” ujarnya.

Keempat, Bata akan makin serius mengembangkan Divisi E-Commerce. Diterangkan Budiharta, sejak memulai penjualan online pada dua tahun lalu, kini Bata sanggup memperoleh penjualan sebesar Rp 2,9 miliar. “Nilainya memang masih kecil jika dibandingkan kanal tradisional. Namun, pertumbuhan dari kanal e-Commerce ini sangat pesat, yakni 419% di tahun 2016,” ia menegaskan.

Lebih jauh Budiharta menjelaskan bahwa jumlah kemitraan akan ditambah pada semester kedua 2017 ini. Mulai dari kemitraan dengan situs belanja online B2C (Business to Consumer) maupun C2C (consumer to Consumer). Di antaranya, menjalin kemitraan dengan Zalora, Berrybenka, VIP Plaza, Bukalapak, JD.Id, Tokopedia, dan sebagainya.

Selain menjalin kemitraan, Bata juga siap meluncurkan e-Commerce sendiri dengan merek tokosepatubata.co.id. Rencananya, kata Budiharta, situs belanja online tokosepatubata.co.id akan diluncurkan pada September 2017. “Targetnya, aplikasi mobile-nya akan kami luncurkan pada Oktober 2017 mendatang,” ia mematok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)