Block Party Paramount Land Gelar untuk Gaet Konsumen

Business Challenge

Bisnis properti belum menggeliat. Sejumlah pengembang mengaku penetrasi produk properti di market mengalami penurunan. Tingkat bunga KPR yang tinggi, daya beli masyarakat melemah, dan tren generasi millenial yang lebih mementingkan lifestyle (travelling, shopping) ketimbang berinvestasi di sektor properti dianggap menjadi faktor yang menyebabkan penjualan produk properti terpuruk.

Paramout Land, property arm dari Paramount Enterprise yang mengembangkan Kota Gading Serpong ikut merasakan kondisi tersebut. Menurut Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land, hal ini harus disiasati dengan ekstra kreatif untuk menumbuhkan animo properti konsumen. Sebab, katanya, properti adalah investasi paling menguntungkan. “Mindset inilah yang mesti ditancapkan di benak konsumen agar mereka yang tadinya menunda-nenunda beli, mulai tergugah dan segera membelinya,” ujarnya.

Memanfaatkan event experience, strategi inilah yang dilakukan Paramount Land dengan menghadirkan program celebration 2018 lewat event bertajuk “Block Party@ Atlanta Village dan Boston Village” untuk menggaet konsumen. Objektif event ini adalah mengeksplorsi produk residensial dan komersial yang telah dikembangkan Paramount Land hingga menciptakan transaksi pembelian, baik secara cicilan installment atau KPR melalui bank.

“Para pengunjung bersama keluarga dan kolega bisa melihat langsung susasana residential dan komersial dengan meninjau masuk ke rumah contoh (show unit),” papar Andreas.

Block Party digelar setiap Sabtu-Minggu, mulai pukul 15.30–19.30 WIB selama Juli hingga akhir Agustus lalu. Selain warga sekitar, pengunjung juga berasal dari Jakarta, Sawangan, Bogor dan sekitarnya. Para pengunjung umumnya datang karena mereka diundang oleh divisi sales dan marketing korporat. Namun tidak sedikit juga pengunjung yang datang karena merasa tertarik oleh promo Block Party pada spanduk yang dipasang di lokasi keramaian.

Tidak hanya itu, acara Block Party menghadirkan pula sajian kuliner khas Nusantara, pesta durian, fun activities, Jazz live performance, serta menyediakan city tour bagi pengunjung.

Yang membedakan aktivasi merek ini dibandingkan kegiatan sejenis yang dilakukan oleh pengembang lain adalah hadirnya fasilitas 3D virtual properti Paramount Land yang dapat diakses melalui laptop/handphone ataupun perangkat virtual. Dengan fasilitas ini, konsumen cukup masuk ke http://3d.paramount-land.com/, dan dapat memilih beragam produk properti Paramount Land.

Insight & Activation

Rumah contoh dua lantai yang dihadirkan dalam Block Party itu tampak dipadati pengunjung. Mereka melihat-lihat bagian interior, memperhatikan dinding dan meraba permukaannya untuk mengecek kehalusannya, memperhatikan kamar, hingga naik ke lantai atas untuk memperhatikan sekeliling bangunan. Sebagian pengunjung ada yang “jatuh hati” dan langsung melakukan akad pembelian, dan sebagian lagi ada mem-booking dengan memberikan uang muka atau down payment (DP).

“Desain rumahnya bagus, sesuai dengan yang digembar-gemborkan dalam spanduk di pinggir jalan. Termasuk lingkungannya sangat mendukung. Saya puas dan berencana akan mengambil dengan cicilan KPR,” ujar salah satu pengunjung, warga Serpong, yang datang besama keluarga.

Ungkapan serupa dilontarkan Ny Lita, juga warga Serpong, yang semula enggan membeli rumah, tapi setelah melihat langsung rumah contoh, ia langsung kepincut dan akan memberikan DP. “Tadinya gak mau beli, tapi setelah masuk dan melihat sendiri bangunnnya, ternyata bagus. Langsung saya kasih DP,” katanya. Atlanta Village ditawarkan dengan harga mulai Rp1,5 miliar/unit, sedangkan Boston Village harga mulai Rp1,27 miliar/unit (termasuk PPN).

Puas melihat-lihat rumah contoh, para pengunjung menuju booth yang menyediakan aneka kuliner. Mereka menikmati sajian sepuasnya, termasuk durian monthong yang ditawarkan dengan harga sangat spesial. Untuk kemudahan konsumen melihat show unit selama acara berlangsung serta untuk melihat dan merasakan secara langsung suasana kota Gading Serpong, fasilitas kota dan klaster-klaster yang dibangun Paramount Land, pengembang menyediakan city tour (shuttle bus) dari Atlanta Village menuju Boston Village.

Agar edukasi meng-cover banyak konsumen, selain menghadirkan fasilitas 3D virtual, Paramount Land mengundang wartawan media massa, portal online, dan blogger untuk meliput program ini.

Result

Program Block Party memberikan experience bagi pengunjung sehingga sangat efektif untuk mengedukasi produk Paramount, di samping menjadi sarana untuk sales. Terbukti, puluhan unit rumah di Boston Village dan Atlanta Village terjual selama event dan beberapa pengunjung lain melakukan booking setelah melihat show unit.

Menurut Andreas, animo pengunjung luar biasa. Mereka sangat antusias datang ke acara Block Party. “Ini strategi pemasaran kami di tengah kondisi pasar properti yang sedang lesu. Ternyata berhasil,” aku Andreas.

Strategi serupa juga dilakukan untuk mendongkrak penjualan di Malibu Village, Carillo Village, Latigo Village dan Menteng Village. Block Party di Malibu dan Carillo Village misalnya, hasilnya cukup sukses karena dapat menjual empat unit setiap minggu.

Program mampu mendongkrak brand awareness melalui edukasi di media massa, portal online, dan sosial media, termasuk world of mouth dari informasi pengunjung kepada para relasi dan koleganya. “Ke depan, tampaknya program akan terus kita lanjutkan sebagai upaya penetrasi penjualan,” tandas Andreas Nawawi. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)