Berkolaborasi dengan ASAR Humanity, Duta Quran Indonesia Targetkan 1,4 Juta Penghafal Quran

MIX.co.id - Tahun 2022, Duta Quran Indonesia menargetkan akan melahirkan 1,4 juta hafiz Qur’an di seluruh Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, Duta Quran Indonesia memilih starategi kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya berkolaborasi dengan ASAR Humanity, dengan menghadirkan program Serbu Dutaqu.

Dijelaskan Duta Quran Indonesia Ummi Rasyid, “Untuk mewujudkan 1,4 juta penghafal Quran di 2022 ini, kami memutuskan untuk berkolaborasi bersama berbagai lembaga. Melalui kolaborasi itu, kami akan menggelar program edukasi dan sosialisasi, men-training guru, menggelar event dengan melibatkan santri, hingga program parenting untuk orangtua.”

Lebih jauh ia menerangkan, untuk dapat mencetak para penghafal Qur’an, dibutuhkan berbagai infrastruktur. Mulai dari kondisi lembaga pendidikannya, santri, orangtua santri, guru yang terlatih, hingga lingkungan yang kondusif. “Goals Duta Quran Indonesia adalah santri bertambah, penghafal quran bertambah, guru makin terlatih, dan fasilitas makin lengkap,” ungkap Ummi Rasyid.

Dia memberi contoh, salah satu unsur hal yang harus diperhatikan dalam proses pembentukan penghafal Qur’an, yakni guru ngaji. Terutama, dari sisi kesejahteraannya. Saat ini, masih banyak guru ngaji yang mendapatkan upah di bawah Rp 50 ribu per bulan. Bahkan, tak mendapatkan bayaran sekalipun. Hanya sekitar 15 persen guru ngaji yang menerima bayaran Rp 500 ribu atau lebih.

“Dari data kami, hanya 15 persen yang menerima upah per bulan Rp 500 ribu ke atas. Selebihnya, Rp 500 ribu ke bawah. Bahkan di Kepulauan Aru, mereka tetap ikhlas mengajar di bagian Indonesia paling Timur," katanya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat berbuat kebaikan. Misalkan, dengan mendonasikan Rp 10 ribu saja per bulan untuk diimplementasikan menjadi berbagai program yang diselenggarakan Duta Quran Indonesia bersama ASAR Humanity guna tercapai 1,4 juta penghafal Quran.

Presiden ASAR Humanity Dicky Irawan mengimbuhkan, salah satu konsentrasi lembaga yang dipimpinnya saat ini adalah mendukung program tahfiz Qur’an yang dilakukan Duta Quran Indonesia.

"Di bawah kita banyak orang yang harus kita bantu untuk dapat belajar Al-Qur'an. Kita ingin menyejahterakan para guru ngaji yang selama ini masih dibantu ala kadarnya," ucap Dicky, yang menyebutkan bahwa ASAR Humanity berokus pada bidang pendidikan, khususnya pesantren tahfiz, emergency (kebencanaan), dan bantuan peduli dunia.

Saat ini, Duta Quran Indonesia berfokus pada peningkatan kualitas lembaga pendidikan Al-Qur’an, peningkatan mutu tenaga pendidik Al-Qur’an, dan penyelanggaraan program kegiatan untuk santri dan orangtua santri di seluruh Indonesia.

“Kami telah berpengalaman mengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an lebih dari delapan tahun. Per 25 Maret 2022, Duta Quran Indonesia telah menaungi 1.427 Pondok Pesantren dan Rumah Qur’an yang tersebar di 139 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan jumlah guru 3.000-an orang dan lebih dari 100 ribu santri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)