Coca-Cola Dukung Gerakan Bersih Pantai dan Laut

The Coca-Cola System di Indonesia, yakni Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Coca-Cola Indonesia (CCAI) mendukung Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Bali yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari aspirasi dunia tanpa sampah (world without waste).

Coca Cola

Gerakan Bersih Pantai dan Laut didukung Coca Cola dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability CCAI, Lucia Karina menyampaikan, menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu pilar keberlanjutan Coca-Cola yang dimulai sejak perusahaan hadir di Indonesia tahun 1992.

Bali Beach Clean Up merupakan salah satu program lingkungan yang kami inisiasi dan telah berjalan sejak tahun 2007 di sepanjang lima pantai di Bali, yaitu Kuta, Seminyak, Jimbaran, Legian dan Kedonganan, secara konsisten dan berkelanjutan,” katanya seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi di Jakarta, Senin (29/10).

Melalui program tersebut, pengumpulan sampah dan pembersihan 9,7 km pantai dilaksanakan setiap hari sepanjang tahun, bekerja sama dengan masyarakat pantai tersebut. Program Bali Beach Clean Up ini juga berhasil menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat, dan membantu menyelamatkan jutaan tukik (anak penyu) sebagai bagian dari konservasi penyu.

Selain program Bali Beach Clean Up, kami juga berkomitmen untuk mengurangi sampah di fasilitas manufaktur kami dan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar. Dukungan Coca-Cola Amatil Indonesia diwujudkan dalam bentuk kegiatan bersih-bersih, pelatihan dan lain-lain,” lanjut Lucia.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti, turut menghadiri rangkaian kegiatan Gerakan Bersih Pantai dan Laut meliputi pelepasan bayi penyu ke laut, kegiatan bersih-bersih pantai, serta pernyataan janji bersama untuk menjaga kelestarian pantai dan laut. Para peserta diminta untuk memisahkan sampah-sampah yang dapat didaur ulang dengan yang tidak dapat didaur ulang untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya proses daur ulang.

Sementara Senior Director of Environmental Policy The Coca-Cola Company, Ben R. Jordan menyatakan, sesuai dengan visi World Without Waste, Coca-Cola fokus mendaur ulang agar sampah plastik memiliki lebih dari satu kehidupan.

Tahun ini, CCAI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendirikan pusat pelatihan “waste management” dan menyerahkan bantuan satu unit mesin cacah plastik ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST 3R) Seminyak untuk mendukung pengadaan teknologi aspal plastik, mengurangi sampah plastik, serta menciptakan nilai sampah plastik. Sedangkan pusat pelatiuhan digunakan untuk pemberian program pelatihan bagi komunitas atau institusi yang berminat belajar dan membuat bank sampah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)