Edukasi “Dunia Loversation” lewat Konser Buku Konversasi Penuh Cinta

MIX.co.id – Merayakan peluncuran semesta cerita “Dunia Loversation”, Valerie Patkar bersama penerbit BIP dan Bhuana Sastra menggelar konser buku bertajuk “Sebuah Konversasi Penuh Cinta.”

“Dunia Loversation” atau love in conversation adalah semesta cerita Valerie Patkar, yang di dalamnya terdapat lima cerita, yaitu “Game Over” yang sudah terbit.

Sementara empat cerita lainnya,  yakni  “Loversation”, “Logika Asa”, “Langit Alaska”, dan “Layak Diingat” segera menyusul terbit.

Valerie Patkar selaku penulis mengungkapkan,  cerita diangkat berdasarkan sharing dengan teman-teman berlatar belakang dunia perkuliahan hingga pencarian kerja. “Dunia Loversation” secara garis besar ingin menyampaikan betapa berharganya hal-hal sederhana dalam hidup yang seringkali terlupakan.

“’Dunia Loversation’ ditujukan untuk pembaca dari kalangan milenial atau gen z. Kalangan ini melewati usia seperempat abad dengan berbagai masalah. Yang paling umum adalah cinta, persahabatan, juga keluarga,” ujar Valerie di acara konser buku yang diadakan di Gramedia Gramedia Emerald Bintaro, Sabtu (24/9).

Kisah-kisah dalam “Dunia Loversation” diantar oleh dua karakter utama yang berbeda di setiap judulnya. Karakter-karakter ini memang fiktif, tetapi mereka menghadapi konflik yang sangat bisa terjadi di dunia nyata.

Setiap karakter membicarakan masalah-masalah mereka kepada pembaca seolah bercerita kepada seorang sahabat. Di sisi lain, pembaca juga seolah didengar tanpa dihardik, bahkan diberi jawaban dari sisi yang berbeda.

Lewat ungkapan “Jangan lupa bahagia hari ini”, penulis menyebarkan cinta dan kebaikan. “Mencintai diri sendiri, orang terdekat, dan semua orang adalah jalan yang akan ditempuh dalam ‘Dunia Loversation’” tutur Valerie.

Vice General Marketing Publising Bhuana Ilmu Populer, Noni Mira Timotius, yang hadir di acara mengaku bahwa Valerie Patkar adalah salah satu penulis aktif dan menjadi primadona. “Dunia Loversation” termasuk ke dalam intelektual properti.

Pihaknya mengembangkan karya yang tergolong intelektual properti ini tidak hanya dalam format novel, melainkan mengelaborasikan ke berbagai format lain.

“Konsep pengembangn Intelektual properti beragam. Bisa podcast, film dengan bekerja sama Production House (PH), komik, merchandise, hingga dengan membangun komunitas,” papar Noni.

Salah satunya ditandai dengan kehadiran sekumpulan penggemar karya Valerie Patkar yang menamai dirinya sebagai “Ekuivalensi”.

Termasuk pula semesta cerita “Dunia Loversation” yang memiliki komunitas tersendiri dinamakan “Komunitas Dunia Loversation”. Komunitas ini merupakan tempat berkumpulnya penikmat karya novel Valerie Patkar. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)