Edukasi Keselamatan Berkendara, Ini yang Dilakukan Adira Insurance

PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “I Wanna Get Home Safely” (IWGHS). Program ini merupakan sebuah kampanye yang menggaungkan pesan keselamatan jalan bagi masyarakat luas di Indonesia, yang kini sudah berjalan selama lebih dari 10 tahun.

Digelarnya program ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Menurut data Kepolisian yang dihimpun oleh Kominfo (2017), rata-rata 3 orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan jalan di Indonesia. Data yang sama menyatakan bahwa tiga penyebab utama kecelakaan lalu lintas antara lain faktor manusia (61%), yang berkaitan dengan kemampuan serta karakter pengemudi; faktor prasarana dan lingkungan (30%); dan  faktor kendaraan (9%).

“Kami melihat bahwa untuk meningkatkan kesadaran berperilaku aman dan selamat, diperlukan edukasi keselamatan berkendara yang meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengguna jalan. Untuk itu, kami menggelar kampanye ini,” ujar Wayan Pariama, Direktur Adira Insurance.

Salah satu program dalam IWGHS adalah Indonesia Road Safety Award (IRSA). IRSA merupakan penghargaan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten yang memiliki penerapan tata kelola keselamatan jalan terbaik di Indonesia.

IRSA digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan dan fatalitasnya di Indonesia dan mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah, pihak lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk peduli terhadap keselamatan jalan. Tahun ini, menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19, Adira Insurance melakukan beberapa penyesuaian dalam menggelar program IRSA.

Sebagai bagian dari komitmen ini, Adira Insurance juga melakukan studi pemetaan profil keselamatan jalan di 15 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia melalui Road Safety Behavior Research. Berbeda dari program IRSA sebelumnya, riset tahun ini berfokus pada perilaku berkendara masyarakat Indonesia yang mencakup tiga aspek yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku. “Keselamatan jalan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kesadaran dan perilaku mengemudi yang aman sangat penting dalam mendukung keselamatan jalan.  Hal ini harus menjadi perhatian oleh semua pihak. Kami senantiasa berkomitmen untuk dapat berkontribusi dalam mendukung dan menggalakkan peningkatan keselamatan jalan di Indonesia,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)