Ekonomi Keberlanjutan dan ESG Jadi Fokus Bahasan di “DBS Asian Insights Conference 2024”

MIX.co.id - Bank DBS Indonesia kembali menggelar “DBS Asian Insights Conference 2024”. Digelar pada hari ini (21/5), di Jakarta, konferensi tersebut mengusung tema “Election to Action: Crafting A Sustainable Future Towards Golden Indonesia 2045 and ESG Excellence”.

Pada kesempatan itu, sejumlah pembicara pakar dihadirkan. Di antaranya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara, Senior Advisor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Raden Pardede, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, serta Chief Economist and Managing Director DBS Group Research Taimur Baig. Pada konferensi ini, Bank DBS juga menyoroti langkah-langkah menuju keberlanjutan dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Diungkapkan Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong, “Taksonomi hijau Indonesia telah menetapkan standar baru untuk penerapan nilai ESG. Sebagai bank pertama di Singapura yang tergabung dalam Net Zero Banking Alliance, DBS Bank Ltd. (Bank DBS) dan Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk mendukung nasabah korporasi dengan solusi keuangan berkelanjutan yang berfokus pada energi terbarukan dan infrastruktur. Hal ini dilakukan sebagai wujud kesiapan kami dalam menyongsong transisi energi pada 2050. Kami pun senantiasa mendukung visi ‘Indonesia Emas 2045’ untuk mengubah Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, serta kemakmuran regional.”

Secara jangka panjang, Indonesia memiliki cita-cita ambisius, yakni Indonesia Emas 2045 untuk menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara dan salah satu dari lima besar ekonomi dunia. Untuk mewujudkan aspirasi itu, diperlukan intervensi dalam strategi hilirisasi industri serta praktik terbaik dalam penerapan ESG.

“Misi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jelas, yaitu untuk menjadi pionir dalam ekonomi hijau, pemimpin dalam inklusi sosial, inovator dalam teknologi digital, dan pengembang struktur energi kelas dunia. Dalam inisiatif ini, BUMN berkomitmen untuk membangun masa depan yang sejahtera bagi rakyat Indonesia dan bekerja sama dengan seluruh investor,” tandas Wakil Menteri BUMN Republik Indonesia Kartika Wirjoatmodjo.

Dalam konferensi ini, DBS juga menghadirkan Juan Aprilliano Chandra, Founder & CEO Plana, perusahaan lokal yang bergerak di bidang daur ulang yang mendapatkan grant (hibah) dari Bank DBS. Salah satu produk unggulan dari Plana adalah Planawood yang terbuat dari sekam dan sampah plastik untuk menggantikan kayu dan kayu komposit, yang selama ini digunakan untuk bahan Bangunan.

“Dampak keberlanjutan yang Plana Wood tawarkan ada tiga. Pertama, mendaur ulang sampah plastik dan limbah sekam. Kedua, mengurangi deforestasi dengan menggantikan kayu alami. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan petani dan pemulung dengan membeli limbah sekam dan sampah plastik dengan harga yang lebih bagus,” terang Juan.

Lebih jauh ia menerangkan, ada sejumlah proyek yang sudah menggunakan Plana Wood. Antara lain, proyek seluas 230 meter persegi di Ashtana Kemang. Melalui proyek yang menggunakan bahan bangunan Plana Wood itu, dampaknya dapat mendaur ulang 1.187 kg sampah pastik, mengganti penggunaan 878 pohon, dan menggunakan 2.374 limbah sekam.

Proyek lainnya yang juga sudah menggunakan Plana Wood, lanjut Juan, adalah Salsa seluas 150 meter persegi, di Summarecon Mall. “Dari proyek ini, kami berhasil mendaur ulang 774 kg sampah plastik, mensubtitusi 573 pohon, dan menggunakan 1.540 limbah sekam,” ucap Juan.

Sebagai produk daur ulang, Plana Wood memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan kayu alami seperti kayu Jati dan kayu ulin. “Plana Wood anti rayap, tahan air, dan harganya terjangkau. Keistimewaan lainnya, Plana Wood yang sudah tidak terpakai, nantinya dapat didaur ulang kembali,” imbuhnya.

Dengan inovasi dan keunggulannya di bidang daur ulang, Plana melalui Plana Wood berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya dari Kementerian PUPR untuk “Innovation in Circular and Recyclable Products”. Penghargaan lainnya adalah “Outstanding Achievement & Continuous Contributions to Advance Indonesia SME’s” dari Kemenkop UKM.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)