Genjot Sport Tourism, Pertamina Grand Prix Siap Digelar di Mandalika

MIX.co.id - Seiring dengan meningkatnya tren dan minat masyarakat untuk berolahraga, maka nilai bisnis sport tourism pun meningkat. Hal itu ditandai dengan makin maraknya event-event olahraga nasional maupun internasional yang digelar di berbagai daerah di Indonesia. Paling anyar, event lari marathon, seperti Pocari Sweat Run dan Maybank Run 2023, sukses digelar mampu menyedot antusiasme masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara.

Tingginya nilai bisnis sport tourism ini juga pernah diungkap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Salah satunya, pada gelaran MotoGP Mandalika, yang berdampak pada perekonomian Indonesia. Gelaran MotoGP Mandalika perdana, mampu menyumbang Rp 4,5 triliun.

Secara rinci, MotoGP Mandalika membawa efek baik bagi pelaku bisnis. Di antaranya, terjadi peningkatan usaha di bidang akomodasi, makanan, dan minuman sebesar 22,29 persen. Adapun bisnis transportasi meningkat sebesar 15,36 persen.

Sementara itu, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) meningkat hingga 41 persen, serta 23 persen di antaranya merupakan pelaku parekraf dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Wisatawan yang berkunjung ke NTB pun meningkat drastis.

Tak heran, jika pemerintah menggenjot sport tourism untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu destinasi utama Sport Tourism yang digenjot pemerintah.

Perusahaan member InJourney Group, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang mengelola The Mandalika tampak agresif mengembangkannya menjadi destinasi utama Sport Tourism.

Setelah sukses pada gelaran perdana, kali ini ITDC siap menggelar event Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 13-15 Oktober 2023 mendatang di Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika.

Diungkapkan Direktur Utama ITDC Ari Respati, pada saat talkshow yang digelar awal September ini (10/9), di Jakarta, “ITDC berkomitmen dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism melalui berbagai program, insentif, dan investasi dalam pengembangan infrastruktur kawasan dan olahraga, untuk meningkatkan kapasitas kawasan menjadi tuan rumah acara-acara olahraga internasional lainnya.”

Lebih jauh ia menjelaskan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 memiliki potensi besar bagi NTB dan juga Indonesia untuk membuktikan kesiapan tuan rumah event balap motor internasional yang bergengsi dan spektakuler. Event ini juga dapat menjadi ajang kebangkitan pariwisata dan menghidupkan kembali industri pariwisata, khususnya NTB dan Indonesia melalui peningkatan kunjungan wisatawan, peningkatan sektor ekonomi lokal, dan promosi budaya.

Oleh karena itu, menurutnya, Perlu adanya kerja sama dan kolaborasi yang baik dan matang antara ITDC Group, Kementerian & Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah, masyarakat, dan stakeholders untuk menyukseskan perhelatan event bergengsi ini dan dapat memberikan dampak positif bagi khalayak luas.

“Talkshow kali ini, dengan tema 'Kebangkitan Sport Tourism Menuju Pentas Dunia', tentunya membutuhkan dukungan aktif dan kolaborasi yang kuat antara pemangkukepentingan akan memastikan pertumbuhan destinasi sport tourism yang berkelanjutan. Melalui promosi global yang efektif dan kemitraan yang kokoh dengan merek olahraga terkemuka, ITDC siap menjalani perjalanan menuju pentas dunia sebagai destinasi sport tourism. Hal ini juga membuka peluang investasi yang menarik di kawasan The Mandalika," tandas Ari.

Pada kesempatan yang sama, Dony Oskaria, Direktur Utama InJourney, menegaskan, untuk menggenjot sport tourism di Indonesia, termasuk The Mandalika, tidak hanya dari event-event besar atau berskala internasional. Event-event yang berasal dari komunitas, sejatinya juga ikut mendorong pertumbuhan sport tourism di Indonesia.

"Di luar event MotoGP dan WSBK, di sirkuit The Mandalika misalnya, setiap minggunya, pasti ada event komunitas. Inilah yang mendorong perekonomian di sana. Sebab, dengan adanya event olahraga, tingkat hunian hotel meningkat hampir 90 persen setiap harinya. Begitu juga dengan UMKM yang ada di sana, ikut terdampak. Oleh karena itu, kami mengundang dan mengajak semua pihak, termasuk komunitas untuk ikut berkontribusi dalam mendorong sport tourism di Indonesia, termasuk di The Mandalika," ajak Dony.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)