Ini Rencana Penggunaan THR Konsumen Indonesia

Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan salah satu pendapatan yang paling dinanti masyarakat Indonesia. Lantaran, mayoritas masyarakat menggunakan THR untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan maupun Hari Raya.

Studi yang dirilis Snapcart yang digelar pada periode 16-23 April 2019 terhadap 1.000 responden, mengungkapkan bahwa 60% responden berencana akan menggunakan THR untuk berbelanja, dimana 91% di antaranya akan berbelanja melalui e-commerce. Sedangkan 56% responden, berencana berbelanja di toko offline seperti di mall, pasar, toko atau minimarket, dan warung.

Adapun 65% berencana menyimpan THR dalam bentuk tabungan, 45% untuk sedekah atau zakat, dan 25% untuk keperluan lebaran dan mudik. "Tren berbelanja seperti itu merata, baik para responden yang berdomisili di Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek,” terang Eko Wicaksono dari Snapcart Indonesia.

Alasan utama responden memilih berbelanja THR melalui situs belanja online terhitung beragam. Di antaranya, 66% responden mengatakan karena ada banyak tawaran promosi dari situs-situs belanja online, 59% responden mengatakan karena adanya fasilitas gratis ongkos kirim barang, dan 56% responden mengatakan karena harga barang di situs belanja online lebih murah.

Selain itu, para responden juga menambahkan, pertimbangan lain lebih memilih berbelanja online juga karena ada banyak tawaran bonus, pilihan produk-produknya lebih beragam, metode pembayarannya lebih lengkap, lebih terpercaya, situs belanja/aplikasinya lebih mudah untuk digunakan, lebih cepat dan efisien waktu dan biaya, serta pilihan cara pengirimannya lebih lengkap.

Dengan semakin banyaknya brand e-commerce, sejatinya membuat masyarakat mempunyai banyak saluran dan pilihan untuk membelanjakan THR. Ada sejumlah brand e-commerce yang menjadi pilihan utama belanja THR masyarakat Indonesia, yakni Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak. Kemudian disusul brand lain seperti JD.ID, Blibli, Zalora, Elevenia, Zilingo, Berrybenka, Qoo10, dan Sorabel.

“57% responden merencanakan menggunakan THR mereka untuk berbelanja di Shopee, 19% responden memilih Tokopedia, dan 9% akan menggunakan Lazada dan Bukalapak. Pilihan tersebut tentunya disebabkan banyak faktor, antara lain promosi, ongkos kirim gratis, harga lebih murah, iming-iming hadiah, dan ketersediaan produk,“ urainya.

Kecenderungan rencana penggunaan untuk berbelanja ternyata lebih tinggi di kalangan perempuan, yaitu 64%. “Perempuan dan ibu rumah tangga lebih tertarik membelanjakan THR-nya untuk membeli baju, tas, sepatu, dan asesoris. Berbeda dengan kaum pria yang lebih berminat pada produk digital, gadget, peralatan olahraga, dan untuk hobi,” paparnya.

Sementara itu, Eko mengimbuhkan, kategori barang yang paling banyak dibidik oleh para responden untuk berbelanja THR adalah pakaian, personal care, produk digital, makanan dan minuman (groceries), dan gadget.

Menanggapi hasil riset Snapcart, Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar menuturkan bahwa tingginya awareness masyarakat untuk berbelanja di Shopee tidak terlepas dari gencarnya aktivitas promosi yang dilakukan Shopee setiap Ramadhan.

“Setelah sukses meningkatkan transaksi hingga 500% pada Ramadhan tahun lalu, kini, Shopee kembali hadir dengan kampanye Big Ramadhan Sale menawarkan berbagai penawaran terbaik dengan periode waktu lebih lama sejak 22 April-31 Mei 2019. Melalui kampanye ini, pengguna dapat mengakses keuntungan belanja seperti Goyang Shopee senilai Rp 10 miliar, kesempatan memenangkan hadiah ibadah Umroh melalui program Serba 10 Ribu, Gratis Ongkir 10 kali, potongan harga hingga 90%, dan penawaran menarik lainnya," tutupnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)