Rahasia Sukses Kampanye Digital L-Men dan W'dank

L-Men Kendati iklan TV masih menjadi pilihan popular bagi para pengelola merek di Indonesia, namun tak sedikit dari mereka mulai melengkapi kampanye pemasaran mereka dengan media digital. Maklum saja, berdasarkan data eMarketers 2015, jumlah populasi online di mobile sudah mencapau 76,5%. Alasan lainnya mengapa para pengelola merek mulai melengkapi kampanye pemasaran mereka dengan media digital--termasuk social media--adalah fakta yang dipaparkan oleh Millward Brown. Melalui riset yang dilakukan Millward Brown, terungkap bahwa kombinasi iklan di Facebook dan TV akan menghasilkan hasil yang lebih kuat dan bahkan dapat membantu brand dalam menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia. Bahkan, berdasarkan Millward Brown CrossMedia study, terungkap bahwa Facebook memiliki 8% jangkauan yang lebih tinggi dengan harga 4 kali lebih efisien dibandingkan dengan TV. Diuraikan Sri Widowati, Head of Indonesia Facebook, pertumbuhan layar kecil memberikan peluang yang besar bagi brand untuk melakukan transformasi agar brand bisa menjangkau audiens mereka di Indonesia yang ada di mobile. “Berdasarkan hasil temuan survei yang dilakukan TNS, kami ketahui bahwa pengguna suka berbagi foto dan video tentang kerabat dan keluarga mereka baik di Facebook maupun Instagram. Hal ini jelas menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia kini sudah sangat mahir di mobile sehingga komunikasi visual sudah menjadi sebuah keharusan. Apalagi, secara keseluruhan, ada lebih dari 84 juta pengguna Facebook dan 25 juta pengguna Instagram,” yakinnya. Lantas, brand apa saja yang sukses memanfaatkan TV sekaligus social media untuk kampanye pemasaran? Adalah L-Men dan W’dank merupakan dua brand consumer packaged goods, yang telah mulai mengalihkan pendekatan pemasaran mereka untuk membangun brand-nya di mobile, menjangkau lebih banyak orang Indonesia dan pada akhirnya mendorong kesuksesan bisnis mereka di Facebook dan Instagram.   #Kampanye “New Year, New You” dari L-Men Salah satu kampanye yang sukses dilakukan L-Men di media digital adalah kampanye berjudul “New Year, New You” dengan menggunakan hashtag #TahunBaruBadanBaru. L-Men sebagai brand nutrisi, menghubungkan kampanye mereka dengan produk susu Penambah Berat Badan. Kampanye yang berjalan di Facebook dan Instagram dari bulan Januari hingga Februari 2016 itu menggunakan kreatif visual seperti rangkaian iklan scrolling yang menggambarkan pria sedang berlatih berolahraga basket untuk berinteraksi dengan target audiens mereka. Tujuannya, untuk memotivasi mereka dalam membentuk badan ideal atletis. Sejatinya, tema dari kampanye tersebut didesain untuk mendorong para pria untuk berkomitmen dalam berolahraga secara rutin dan mengonsumsi nutrisi yang tepat, untuk mencapai resolusi Tahun Baru mereka. Visual kreatif di Facebook membantu L-Men dalam menjangkau target audiens mereka, pria berusia 18-35 tahun dan mampu mencapai ad-recall yang tinggi selama periode Tahun Baru yang sangat kompetitif. Hasilnya, dalam waktu satu bulan, di Facebook dan Instagram, L-Men sudah menjangkau 16 juta pria. Dan, lebih dari 50% di antaranya merupakan target audiens mereka. Selain itu, strategi yang diterapkan L-Men mampu mendorong kenaikan hingga 26pt untuk ad recall di antara pria berusia 25 hingga 40 tahun.   #Kampanye “Cuma Kita Yang Punya” dari W'dank W’dank, sebuah perusahaan minuman lokal dengan misi membantu dalam memelihara kebudayaan tradisional Indonesia, membuat sebuah kampanye Instagram yang disesuaikan dengan target audiens mereka, yaitu kalangan muda Indonesia. Pada kampanye “Cuma Kita Yang Punya” atau “Only in Indonesia”, W’dank menggunakan visual kreatif untuk memperkenalkan produk barunya, Bajigur. Kampanye ini juga untuk menginspirasi kalangan muda dalam mengenal kebudayaan dan warisan nasional. Selama kampanye yang berjalan pada bulan Januari dan Februari 2016, brand ini telah menjangkau konsumen muda di mobile. Kampanye ini sukses menghubungkan Bajigur dan kebudayaan Indonesia dengan menggunakan kombinasi cinemagraphs, video dan iklan foto Carousel untuk membuat kampanye terasa lebih hidup secara visual, hingga dapat meraih perhatian masyarakat dan membuat mereka berhenti melakukan scrolling di News Feed. Hasilnya, kampanye itu meraih kenaikan 11pt dalam hal  brand awareness dan kenaikan 27pt untuk ad recall.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)