Riset Pinhome: Topik Properti Paling Diminati Orang Indonesia

MIX.co.id. - “Properti Mewah Dibanderol Murah Beli Nggak, Ya?” Inilah topik properti tertinggi yang paling diminati oleh orang Indonesia, menurut temuan Pinhome, platform e-commerce properti, dalam survey webinar kelas properti yang menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dengan topik menarik.

Topik “Properti Mewah Dibanderol Murah Beli Nggak, Ya?” dihadiri sebanyak 15% dari total anggota Property Academy di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data dari tim Property Academy by Pinhome, sedikitnya ada sepuluh topik properti yang paling diminati. Metodologi yang digunakan mengacu pada kehadiran peserta di kelas Property Academy. Pinhome mengumpulkan data dari tingkat kehadiran paling tinggi di kelas properti.

Topik-topik properti yang menyedot perhatian dan minat tinggi, yaitu “Nikah Udah. Punya Rumah Kapan?” meraih 15%. Kelas ini menarik banyak simpati dari para pasangan muda yang berencana untuk membeli rumah setelah menikah.

Kemudian, menurut rilis yang diterima redaksi pada Senin (30/8) di Jakarta, topik yang membahas investasi bertajuk “Wake Up Millennial! Melek Investasi Properti, Yuk!” Topik ini berhasil mencuri perhatian 14% dari total anggota Property Academy.

Disusul topik “Mengelola Keuangan di Usia 20-an” meraih 13%; “Sewa atau Cicil Rumah. Lebih Baik Mana?” menggaet 11%; “Bangun Rumah dari Nol: Siapa Takut?” meraih 9%; “Tren Desain Interior di Masa Pandemi dan juga Nyaman di Rumah dengan Gaya Hidup Berkelanjutan” meraih 7%.

Selanjutnya, topik “Inspirasi Interior Ala Jepang untuk Apartemen di Tengah Kota dan Rumahmu Istanamu: Lingkungan Berseri Furnitur Terawat” yang menggaet 6% dari total peserta komunitas Property Academy by Pinhome. Anggota komunitas properti Pinhome tersebar di berbagai kota. Terbanyak di Bogor, DKI Jakarta, dan Bekasi.

Riset juga menemukan ada tiga kategori individu yang sedang mencari properti, yakni, individu dengan rentang usia 17-25 tahun yang mengikuti kelas untuk mempelajari properti (pre-discovery); individu berusia 26-30 tahun bertujuan mengikuti kelas properti untuk memahami tipe hunian yang sesuai dengan kebutuhan (discovery);  dan post discovery, yakni berusia 31-40 tahun yang mengikuti  kelas properti untuk memahami proses legalitas dalam membeli properti. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)