VISA Berikan Ulasan Mobile Banking di Indonesia

Dalam menghadapi era persaingan global dan maraknya penggunaan mobile banking, Visa, institusi keuangan yang memiliki jaringan kantor di lebih dari 200 negara tersebut memberikan ulasan singkat mengenai masa depan mobile banking dan mobile money di Indonesia. Acara yang diselenggarakan di Jakarta pada 13 Agustus 2012 itu turut mengundang beberapa bank besar, operator jaringan telekomunikasi, dan organisasi pemberi bantuan internasional.

Visa Mobile Banking

Dalam acara tersebut, Visa mencoba mengulas mengenai platform mobile money terbaru dari Visa serta di lanjutkan dengan diskusi mengenai bagaimana teknologi dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum menggunakan jasa perbankan di Indonesia dapat turut merasakan penggunaannya.

Pernyataan Visa tersebut dipertegas dengan data yang ditampilkan oleh World Bank, yang menyebutkan bahwa 60 persen orang dewasa di Indonesia (sekitar Rp 161,3 juta) saat ini belum menggunakan jasa layanan perbankan dan layanan keuangan yang resmi. Hal tersebut ditambah dengan Jumlah bank dan institusi keuangaan saat ini yang hanya berkisar 8.32 per 100,000 orang dewasa. Dari data tersebut memperlihatkankan kurangnya minat masyarakat untuk menggunakan layananan perbankan.

Peter Maher, Group Country Manager for Southeast Asia & Australia, Visa, mengatakan, “Mobile banking akan mengubah cara pembayaran dan perbankan masa depan di Indonesia. Perangkat telepon yang tersambung dengan jaringan telekomunikasi memungkinkan institusi keuangan untuk ‘membawa’ bank ke nasabah” tegas Peter.

Lebih lanjut Peter Maher menerangkan, “dengan penetrasi telepon sekitar 72 persen dan nilai pertumbuhan per tahun sebesar 33 persen, hal ini akan meningkatkan akses bagi mereka yang belum menggunakan layanan perbankan” ujar Peter dalam keterangan resmi yang diterima oleh Mix (13/08).

Maka berkaitan dengan hal tersebut, Fundamo, anak perusahaan Visa, menciptakan teknologi untuk membantu membuka pasar dengan menyediakan layanan pembayaran mobile yang aman dengan jaringan telepon. Salah satu contoh kerjasama tersebut adalah “SinarSip”, yaitu sebuah solusi perbankan dan mobile money pertama di Indonesia yang secara spesifik dikembangkan guna mendorong financial inclusion. SinarSip menghubungkan rekening Bank Sinar ke dompet mobile yang memungkinkan nasabah untuk mengakses layanan perbankan Bank Sinar.

Acara ini mengumpulkan para pelaku utama layanan keuangan mobile. Ini merupakan semangat kerja sama yang telah melihat Bank Sinar, anak perusahaan Bank Mandiri sukses meluncurkan SinarSip, produk mobile banking kami yang unik dan canggih untuk mendukung financial inclusion di Bali”, ungkap Eril Fermansyah, VP Mass Banking Bank Mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)