Solusi ECOFREN untuk Pengelolaan Sampah Elektronik

E-waste atau lebih dikenal dengan sampah elektronik--seperti baterai bekas, colokan, ponsel, laptop, televisi, lemari es, hingga mainan listrik—jumlahnya terus meningkat. Studi International Telecommunication Union (ITU) bersama United Nations University (UNU) mengungkapkan, pada tahun 2016, ada 44,7 juta metrik ton e-waste yang telah dihasilkan. Itu artinya, ada penambahan 3,3 juta metrik ton atau 8% jika dibandingkan tahun 2014. Dan, hanya sekitar 20% atau 8,9 juta metrik ton dari semua e-waste yang dapat didaur ulang pada tahun yang sama.

Fakta itulah yang mendorong PT Arah Environmental Indonesia (PT Arah), penyedia solusi terpadu pengelolaan limbah dan sampah yang tersertifikasi, memperkenalkan ECOFREN. Resmi dirilis pada hari ini (21/2) di Jakarta, dijelaskan Direktur Utama PT Arah Environmental Indonesia Gufron Mahmud, ECOFREN merupakan sebuah solusi pengelolaan limbah dan sampah secara terpadu, khusus untuk segmen bisnis dan sarana komersial.

Solusi ECOFREN mencakup perencanaan, perlengkapan dan pengemasan, pengangkutan, pengolahan, pelatihan dan konsultasi, serta penempatan sumber daya manusia (managed service) dalam mengelola limbah secara tepat dan sesuai dengan standard pengendalian pencemaran lingkungan hidup,” ia menjelaskan.

Layanan ECOFREN ditawarkan dalam tiga paket, yakni EcoPrime, EcoComprehensive, dan EcoBasic. Dipaparkan Gufron, masing-masing jenis paket dibedakan berdasarkan kebutuhan pelanggan, seperti frekuensi pengangkutan, jenis limbah, dan volume limbah yang dihasilkan. Pelanggan paket EcoPrime mendapatkan fasilitas berupa pengemasan ulang untuk masing-masing jenis limbah dan dapat mengelola sampai dengan 90 jenis limbah. Sementara itu, pelanggan paket EcoComprehensive mendapat semua layanan paket EcoPrime dan layanan ekstra berupa penanganan sampah sejenis domestik. Adapun pelanggan paket EcoBasic, dapat mengelola empat jenis limbah dan mendapatkan fasilitas satu unit EcoBox, sebuah wadah unik four-in-one untuk memilah limbah (limbah elektronik, baterai bekas, lampu bekas dan tinta cartridges bekas).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tidak hanya bersumber dari segmen industri, tetapi juga berasal dari lingkungan tempat aktivitas keseharian, seperti rumah atau hunian, perkantoran, dan sarana komersial seperti mall dan lainnya. Limbah B3 yang banyak dijumpai dari segmen ini antara lain terdiri atas limbah elektronik, baterai bekas, lampu bekas, dan kemasan tinta (cartridges) bekas.

Sayangnya, menurut Gufron, tak sedikit masyarakat yang belum paham akan bahaya limbah B3 yang mereka hasilkan. Bahkan, masyarakat juga masih banyak yang membuang baterai bekas, lampu bekas, tinta cartridges bekas, dan sampah elektronik lainnya ke dalam satu wadah bersama sampah bekas makanan atau sampah plastik.

Padahal sampah harus dipilah pembuangannya, untuk kemudian masing-masing jenis sampah dikelola dengan treatment yang berbeda. Di sisi lain, ada masyarakat yang sudah paham bahayanya, namun mengalami kesulitan bagaimana menanganinya. Pengelolaan sampah dan limbah B3 yang buruk tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, namun juga akan membahayakan manusia, lingkungan, dan makhluk hidup lainnya, serta berdampak pada generasi berikutnya,” jelas Gufron.

Oleh karena itu, PT Arah berinisiatif untuk mengedukasi dan membantu masyarakat dan para pelaku usaha dalam mengelola sampah dan limbah yang mereka hasilkan secara tepat dan sesuai dengan standard pengendalian pencemaran lingkungan hidup. Di antaranya, melalui gerakan #AKUBERSIH. Gerakan tersebut ditujukan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman-bebas limbah.

Melalui gerakan #AKUBERSIH, PT Arah tidak hanya mengajak masyarakat untuk cinta lingkungan. Tetapi, juga memberikan edukasi tentang cara pengelolaan sampah dan limbah secara baik dan benar,” tutup Gufron.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)