VP Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati, mengungkapkan bahwa tahun 2014 ini, selain fokus mengembangkan industri digital, Telkomsel juga akan fokus membidik kalangan muda. Salah satunya lewat kartu perdana LOOP, yang baru diluncurkan pada awal Maret 2014 dan secara khusus diciptakan untuk memenuhi kebutuhan segmen youth Indonesia.

Bidik segmen youth, Telkomsel lakukan pendekatan sesuai dengan market interest kalangan muda, antara lain lewat musik, pendidikan, dan olahraga.

“Peluncuran kartu perdana LOOP merupakan salah satu upaya kami untuk fokus menggarap pasar anak muda, khususnya mereka yang berusia 12-19 tahun sebagia target utama LOOP. Kami melihat, pendekatan ke anak muda itu unik, karena pasarnya sangat dinamis. Oleh karena itu, pendekatan kami tidak hanya lewat produk tapi juga lewat berbagai added value yang sesuai dengan interest mereka,” jelasnya, di Jakarta, Jumat (21/3).

Fokus menggarap segmen youth, imbuh Adita, aktivitas kampanye Telkomsel LOOP pun dilakukan lewat tiga cara, yaitu lewat musik, olahraga, dan pendidikan. Untuk musik, sejalan dengan diluncurkannya LOOP pada awal Maret 2014 (9/3) lalu, digelar pula event musik bertajuk “One Million Dreams Concert” yang serentak di 10 kota, antara lain Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar.

Setelah musik, kini, untuk menjangkau para Looperssebutan khusus pengguna LOOPdan calon Loopers, Telkomsel menggandeng Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) untuk menyerahkan bantuan pendidikan berupa donasi demi mewujudkan mimpi Loopers, salah satunya pendidikan musik. Bantuan tersebut akan diserahkan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan di lima kota, yaitu Jambi, Sukabumi, Banyuwangi, Kendari, dan Pontianak.

“Dari Telkomsel, kami menyerahkan donasi sejumlah Rp 1 miliar agar anak-anak yang rentan putus sekolah dapat melanjutkan mimpinya memperoleh pendidikan yang layak. Selain itu, program ini juga mendapat dukungan dari Raisa, selaku pemenang Battle Band di Jakarta, yang menyerahkan seluruh hadiahnya senilai Rp 50 juta untuk didonasikan kepada para Loopers,” ungkap Adita.

Terkait penetrasi LOOP, ia juga mengatakan bahwa 70% Loopers adalah pengguna data yang sudah meninggalkan layanan voice dan sms. “Kartu perdana LOOP adalah rebranding dari Simpati LOOP yang sampai terakhir, total penggunanya lebih dari 16 juta pelanggan dengan rentang usia 10-30 tahun. Sementara yang benar-benar market LOOP (12-19 tahun) hanya 30 persen-nya. Sejauh ini, sejak diluncurkan, kami melihat LOOP mendapat respon yang positif dari masyarakat,” pungkas Adita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)