Upaya Budi Luhur Ciptakan Lulusan yang Kompetitif

Menghadirkan dosen tamu hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa merupakan kegiatan rutin yang digelar Universitas Budi luhur. Langkah tersebut sebagai upaya Universitas Budi Luhur dalam menciptakan lulusan yang penuh wawasan sekaligus bersikap kompetitif.

UBL Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Ricardo Luis Bocalandro, dan perwakilan INVAP Pengembangan Teknologi Nuklir Argentina, Ruben Mazzi hadir di acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Universitas Budi Luhur

Oleh karena itu, pada Maret ini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Budi Luhur menyelenggarakan Pekan Ilmiah Mahasiswa bertema “Diplomasi Indonesia dalam Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia”.

Wendi Usino Ph.D, Deputi Rektor Bidang Akademik Universitas Budi Luhur, mengatakan, “Acara itu diharapkan akan menghasilkan output berupa kumpulan karya ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dikaji. Termasuk, berdampak pada meningkatnya kemampuan berpikir solutif.”

Usai Pekan Ilmiah Mahasiswa, acara berlanjut pada kuliah umum yang diberikan oleh Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Ricardo Luis Bocalandro, dan perwakilan INVAP Pengembangan Teknologi Nuklir Argentina, Ruben Mazzi. Tema yang diusung pada kuliah umum tersebut adalah “Hubungan Diplomatik Indonesia: Kesempatan dan Tantangan”.

Dipaparkan Ricardo, Argentina mempunyai GDP per kapita dengan puchasing power tertinggi di Amerika Latin, yaitu sebesar US$ 13.000 per tahun. Dengan berbagai potensi ini dan keaktifan Argentina dalam berbagai forum regional dan internasional, membuat negara itu menjadi negara berpengaruh di kawasan Amerika Latin.

“Mengenai kerja sama Argentina dan Indonesia dalam berbagai bidang, Argentina sangat optimis untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang investasi Ekonomi. Hal itu dikarenakan Argentina dan Indonesia merupakan negara G20,” tegas Ricardo.

Diakui Dekan FISIP Universitas Budi Luhur Denik Iswardani Witarti, Ph.D, “Pada kesempatan ini mahasiswa harus aktif dalam berpartisipasi, termasuk mulai untuk berfikir kritis. Sebab, pelatihan-pelatihan yang akan diberikan dari kegiatan ini akan berguna sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)