Blibli.Com: Segmentasi Online Shopper Makin Melebar

Sementara itu, terlahir dengan akses internet yang terbilang sudah cukup advance, Gen Z menjadi lebih concern dibanding generasi milennial. “Generasi Z selain mementingkan originalitas, juga sangat peduli dengan trend, apakah produk ramah lingkungan, sesuai standard kesehatan, adanya product story, hasil karya asli anak bangsa, dan seterusnya. Tren lainnya yang juga dipedulikan gen Z adalah aktivitas dan pesan-pesan sosial serta komunitas, apakah e-commerce tempatnya membeli barang peduli dengan kegiatan dan aktivitas sosial/komunitas, dan sebagainya,” urai Christine.

Terkait gaya hidup atau lifestyle, Christine memperkirakan Green Lifestyle juga akan semakin popular di kalangan generasi milenial, yang memang kecenderungannya mereka ingin back to community dan memberikan impact positive pada lingkungan. Ia mencontohkan, produk-produk daur ulang dengan sentuhan modern dan didukung product story yang menarik, terutama hasil kerajinan dari creativepreneur lokal, menjadi sangat digandrungi.

Selain itu, Muslim lifestyle juga diminati. Misalnya, busana muslim, prayer set modest wear, perhiasan busana muslim, dan kosmetik halal. “Bahkan, produk itu juga cukup popular di kalangan milenial. Indikasinya, berbusana muslim sudah semakin menjadi tren dikalangan anak muda,” katanya.

Selain gaya hidup, yang juga patut dicermati terkait perilaku berbelanja online adalah influencer. Diakui Christine, influencer sedikit banyak berpengaruh terhadap keputusan shopper untuk membeli produk atau menimbulkan rasa ingin tahu yang lebih mengenai produk yang di-endorse.

“Namun, keterbukaan internet tentunya juga tidak menjadikan endorser mutlak efektif. Produk yang bagus dan memang sudah teruji dengan didukung testimoni-testimoni positif dari berbagai pihak, misalkan media sosial, ujung-ujungnya akan menjadi faktor penentu utama bagi shopper memutuskan berbelanja,” ujarnya.

Pada 2018 ini, lanjut Christine, tren Offline to Online (O2O) akan semakin berkembang. Kebutuhan konektivitas antara online dengan offline semakin diperlukan. Dengan demikian, dapat merangkul dua market yang berbeda. “Keuntungan ini tidak saja untuk sisi e-commerce (online), tetapi juga sisi offline,” ucapnya.

Oleh karena itu, Blibli.com sejak awal tahun lalu telah serius dalam mengembangkan sistem O2O, yaitu lewat "Blibli InStore” yang merupakan sebuah kios aplikasi yang dipasang di setiap gerai offline merchant partner Blibli.com. “Para pembeli offline dapat bertransaksi melalui aplikasi Blibli Instore dan mendapatkan keuntungan layaknya membeli secara online di Blibli.com. Keuntungan itu seperti fasilitas cicilan bank, point rewards, dan sebagainya. Mereka juga dapat langsung mengambil barang pesanan mereka di gerai offline tersebut setelah transaksi,” tutupnya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)