Mengawali "Pucuk Cool Jam 2020" dengan Digital Audition

Program kompetisi seni dan kreativitas "Pucuk Cool Jam" akan kembali digelar pada 1 Februari 2020 mendatang. Program tahunan yang dihelat Teh Pucuk Harum itu telah berhasil menjangkau anak-anak muda di berbagai kota di Indonesia. Pada tahun 2019, Pucuk Cool Jam sukses menjangkau 60 sekolah di wilayah Jabodatabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Samarinda.

Dijelaskan Yustina Amelia, Brand Manager Teh Pucuk Harum, Pucuk Cool Jam 2020 akan menjangkau lebih luas bagi generasi muda yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya di lebih banyak wilayah di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar. Dengan mengusung tema Make The Journey Louder”, Teh Pucuk Harum ingin mengajak generasi muda berbakat Indonesia bersama-sama menciptakan sebuah perjalanan kreatif yang lebih seru, berkesan, sekaligus menantang.

Sebagai produk RTD (Ready to Drink) Tea favorit anak muda, Teh Pucuk Harum berkomitmen untuk terus menghadirkan yang terbaik bagi generasi muda kreatif, khususnya di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar melalui perhelatan Pucuk Cool Jam 2020. Kami harap para peserta yang terlibat dapat lebih berani dalam unjuk kreativitas di panggung yang lebih besar sebagai langkah awal dari kesuksesan perjalanan berkarya, yang akan membawa mereka untuk lebih dikenal ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya pada acara Kick Off Pucul Cool Jam 2020, hari ini (2/10), di Jakarta.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada tahap awal pendaftaran, para calon peserta dapat mengikuti lomba untuk berkreasi melalui platform digital yang tersedia. Pendaftaran melalui digital audition telah dibuka sejak 2 September dan akan berakhir pada 31 Oktober 2019. "Melalui platform ini diharapkan semakin banyak generasi muda di sekolah menengah atas maupun sekolah kejuruan yang dapat memamerkan bakat mereka serta mendaftarkan sekolahnya untuk bisa lolos dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020," harapnya.

Pada kompetisi ini, para calon peserta diminta untuk secara bebas menyiapkan satu cover lagu dari musisi Indonesia maupun Internasional yang mereka sukai melalui microsite www.pucukcooljam.com. Tidak terbatas hanya penampilan kesenian dalam bermusik, ekstrakurikuler favorit perwakilan tiap-tiap sekolah juga akan kembali ditantang untuk berkreasi dan unjuk kemampuan sesuai dengan ciri khas masing-masing ekstrakurikuler yang dimiliki.

Setelah berhasil melalui tahap digital audition, lanjut Yustina, 20 peserta grup band dan ekstrakurikuler yang mewakili masing-masing sekolah terpilih di wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar akan tampil di babak audisi Road to Pucuk Cool Jam 2020 pada tanggal 16, 17, 23 dan 24 November 2019.

"Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada babak ini para peserta akan melalui proses penjurian secara langsung oleh music director radio lokal ternama di wilayah tersebut untuk menambah kredibilitas para finalis yang nantinya terpilih dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020. Tidak hanya itu, lokasi yang dipilih bukan lagi sekolah masing-masing, melainkan venue besar dan terbuka dengan harapan bisa disaksikan langsung secara lebih luas oleh masyarakat," ia memaparkan.

Pada proses penjurian untuk mendapatkan pemenang Pucuk Cool Jam 2020, Teh Pucuk Harum tetap melibatkan para juri yang sudah tidak diragukan lagi skill bermusik dan kontribusinya pada dunia musik Indonesia. Kali ini, Teh Pucuk Harum melibatkan musisi senior Armand Maulana sebagai juri. Selain itu, Iga Massardi yang dikenal sebagai vokalis dan mastermind di balik Barasuara juga ikut menjadi juri Pucuk Coom Jam 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)