300 Eksibitor akan Berpartisipasi di Pameran "Plastics & Rubber Indonesia 2023"

MIX.co.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sektor manufaktur pada kuartal II 2023 berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 18,25 persen. Hasil laporan Bappenas menyebutkan, pada periode yang sama realisasi investasi sektor karet dan plastik mencapai Rp 3,7 triliun atau tumbuh 18,6 persen (yoy) dari Rp 2,98 triliun pada triwulan kedua tahun sebelumnya. Lonjakan ini diperkirakan karena adanya investasi baru dan ekspansi pabrik-pabrik kendaraan bermotor di Indonesia.

Oleh karena itu, Pamerindo Indonesia kembali menggelar pameran Plastics & Rubber Indonesia (PRI). Pameran yang akan digelar pada 15-18 November 2023, di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo) itu akan fokus pada peran industri plastik dan karet dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor manufaktur, serta berbagai inisiatif yang selaras dengan implementasi Industri Hijau.

Bersamaan dengan Plaspak Indonesia, Mould & Die Indonesia, dan Plastics Recycling Indonesia, sebanyak 300 eksibitor akan berpartisipasi dalam Plastics & Rubber Indonesia 2023.

Dituturkan Meysia Stephannie, Event Director PT Pamerindo Indonesia, “Kami selalu antusias untuk menyediakan informasi terkini secara ekstensif seputar industri, mencakup mesin, peralatan, produk inovatif, dan lain-lain. Pameran Plastics & Rubber Indonesia telah menjadi tolak ukur utama dan referensi utama bagi para pelaku industri, terutama di sektor plastik dan karet, serta pemangku kepentingan dari sektor terkait lainnya."

Plastik dan karet merupakan sumber daya berkelanjutan yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan berbagai industri, termasuk otomotif, elektronik, konstruksi, dan lain-lain. Oleh karena itu, lanjutnya, Plastics & Rubber Indonesia 2023 bertajuk ‘The Future of Plastics in Indonesia’ akan menyajikan sistem otomasi, perangkat lunak dan peralatan canggih, bahan baku, serta mesin pengolahan yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan energi.

Dengan fasilitas daur ulang yang berkembang pesat dan teknologi inovatif, Indonesia secara aktif memerangi pencemaran plastik. Melalui upaya bersama, Indonesia mengubah bahan plastik tidak terpakai menjadi sumber daya baru yang memiliki manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan demikian, hal tersebut akan mendorong penerapan ekonomi sirkular. Komitmen ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga akan menciptakan peluang ekonomi baru dan masa depan Indonesia yang lebih bersih dan hijau.

Guna mendorong realisasi tersebut, Pamerindo kembali menghadirkan Circular Economy Zone untuk menampilkan teknologi daur ulang terbaru dan tren pasar terkini, serta isu terkait lainya melalui tiga hari seminar yang diselenggarakan bersamaan program menarik terbaru lainnya, termasuk Waste-to-Art Gallery Area dan Sustainability Zone.

“Kami menantikan lebih dari 12.000 pengunjung di Plastics & Rubbers Indonesia 2023. Dengan berbagai profil pameran termasuk sektor daur ulang plastik, dari hulu hingga hilir yang akan hadir selama empat hari pameran, kami ingin memberikan acara yang komprehensif, yang memungkinkan seluruh partisipan tidak hanya akan mendapatkan beragam wawasan pasar, melainkan juga akses ke pakar-pakar industri dan peluang memperluas network," pungkas Meysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)