Butuh Modal, Blackberry Jual Aset di Kanada

Belum genap setahun dipimpin John Chen sebagai CEO Blackberry, produsen smartphone  itu mengumumkan akan menjual sebagian besar aset kepemilikan real estate-nya di Kanada.  Langkah tersebut sebagai upaya mencari dana tambahan untuk mendukung operasi bisnisnya.

Menurut Reuters, sekitar sebulan lalu, BlackBerry telah menjual lima gedung, berikut sejumlah lahan, kepada Universitas Waterloo seharga sekira 41 juta dolar Kanada.

"Inisiatif ini akan lebih meningkatkan fleksibilitas keuangan BlackBerry, dan akan menyediakan sumber daya tambahan untuk mendukung operasi-operasi kami seiring bisnis kami yang terus berkembang," kata John.

Diterangkan oleh John, dalam kemitraannya dengan perusahaan real estate komersial CBRE, BlackBerry bermaksud untuk melakukan divestasi strategis melalui kombinasi "jual-sewa kembali" atau penjualan aset kosong. Aset yang akan dijual itu terdiri dari ruang seluas 3 juta meter persegi, kata BlackBerry dalam pernyataannya di laman resmi perusahaan.

Sementara menurut Reuters, sekitar sebulan lalu BlackBerry juga sepakat untuk menjual lima gedung, berikut sejumlah lahan, kepada Universitas Waterloo seharga sekira 41 juta dolar Kanada. Namun, BlackBerry enggan memberikan komentar mengenai nilai potensial penjualan dan akan mengungkapkan informasi lebih lanjut yang diperlukan sehubungan transaksi penjualan definitif.

"BlackBerry tetap berkomitmen untuk berkantor pusat di Waterloo, dan punya pengaruh kuat di Kanada bersama dengan hubs (jaringan korporat-red) global lainnya," lanjut John seperti dikutip Reuters.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)