Edukasi Market, Qlue Gelar “Qlue Talk with Experts”

Tiga tahun hadir di Indonesia, Qlue—perusahaan ekosistem smart city paling komprehensif di Indonesia—berhasil mendapat kepercayaan dari berbagai pemerintah kota maupun perusahaan. Hal itu dibuktikan dari sejumlah pemerintah kota (pemkot) di Tanah Air yang telah menggunakan platform Qlue. Antara lain, pemerintah kota Jakarta, Bandung, Makassar, dan Kupang. Selain itu, berbagai kota mandiri, seperti kasawan Alam Sutera, BSD, hingga Pantai Indah Kapuk pun telah menggunakan platform Qlue.

Saat ini, jumlah pengguna platform Qlue pun terus bertumbuh 17% tiap bulannya, dengan total pengguna yang sudah mencapai 1 juta. Dari total pengguna tersebut, memang 80%-nya masih penduduk DKI Jakarta. Ke depan, kami berencana akan memperluas market ke berbagai pemerintahan kota besar lainnya di Indonesia. Termasuk, ke berbagai perusahaan besar seperti properti, mall, gedung, ritel, manufaktur (pabrik),” ucap Founder & CEO Qlue, Rama Raditya.

Diakuinya, Qlue mendorong pelaku bisnis untuk melakukan transformasi digital dalam rangka meningkatkan performa bisnis perusahaan. Qlue berkomitmen untuk memberikan ekosistem smart city yang memadukan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT) yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi biaya operasional perusahaan.

Untuk memperkenalkan berbagai solusi smart city, dikatakan Rama, Qlue menggelar diskusi bisnis bertajuk “Qlue Talk with Experts”. Objektif dari kegiatan itu adalah untuk memperkenalkan berbagai kisah sukses para mitra Qlue dalam mengimplementasikan teknologi smart city melalui teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi mereka.

Sejumlha pembicara dihadirikan pada kegiatan Qlue Talk yang digelar hari ini (6/8), di Jakarta. Di antaranya, GM Enterprise Business Smartfren Ronald Sipahutar yang berbicara mengenai tantangan bisnis dan bagaimana peran teknologi dalam proses pengambilan keputusan untuk menciptakan bisnis baru. Pembicara lainnya adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Manado Erwin Kontu, yang berbagi cerita mengenai kesuksesan implementasi Qlue di kota Manado.

Melalui Qlue Talks, kami ingin memperkenalkan berbagai inovasi teknologi di bidang AI dan IoT yang saat ini bisa digunakan untuk membantu mengembangkan bisnis melalui pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien,” ujar Rama.

Solusi teknologi yang saat ini ditawarkan Qlue sekaligus juga diperkenalkan pada kegiatan Qlue Talks antara lain QlueVision, produk AI yang diimplementasikan di sistem CCTV untuk mengenali objek secara otomatis; QlueWork, aplikasi mobile untuk mengatur dan mengoordinasi pekerja di lapangan; dan QlueDashboard, platform integrasi data yang memberikan laporan secara real-time, membantu para pemimpin dalam mengumpulkan data dan mengidentifikasi masalah di lapangan secara cepat, efektif, dan akurat.

Berbagai solusi teknologi Qlue dapat mengurangi biaya operasional hingga 50%, meningkatkan produktivitas perusahaan hingga 300%, dan meningkatkan akuntabilitas setiap individu dalam setiap perusahaan,” klaim Rama.

Diungkapkan Erwin Kontu, Manado telah memanfaatkan platform Qlue untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi serta sebagai jembatan untuk menuju Manado Smart City. Posisi kota Manado yang strategis, terhubung langsung dengan 13 kota di Asia dan 19 kota di Indonesia, mendorong Manado untuk bertransformasi menjadi smart city. Penerapan Qlue dalam satu tahun terakhir telah meningkatkan jumlah partisipasi publik dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah melalui Good and Open Governance. 

Kolaborasi Qlue dengan kota Manado telah berhasil membantu Pemkot Manado untuk meningkatkan pelayanan kepada warganya. Qlue menerima hampir 2.000 laporan dengan tiga laporan terbanyak antara lain masalah sampah, jalan rusak, dan iklan liar dengan akumulasi sebesar 59% dari total laporan. Melalui kerja sama Pemerintah Kota Manado dan Qlue, warga dapat berkontribusi nyata untuk pembangunan Kota Manado. Sementara platform yang terintegrasi dalam Cerdas Command Center Kota Manado, membantu koordinasi dan komunikasi antara Organisasi Perangkat Daerah dalam meningkatkan pelayanan publik. Sehingga, pelayanan publik menjadi semakin baik dan transparan di Kota Manado,” papar Erwin Kontu.

Sementara itu, Ronald Sipahutar mengatakan bahwa tantangan bisnis saat ini telah berkembang, di mana pengambilan keputusan harus dilakukan dengan cepat, efisien, dan akurat. Untuk itu, dibutuhkan konektivitas dan analisis data yang kuat. Smartfren sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, memadukan proses pengambilan keputusan dengan kemajuan teknologi. Smartfren bersama Qlue, berkolaborasi dalam melakukan pengembangan bisnis membangun solusi smart city dan smart management terlengkap.

Dengan banyaknya solusi yang ditawarkan saat ini, para pelaku bisnis harus bisa memilih solusi yang tepat dengan spesifikasi yang sesuai untuk kebutuhan bisnisnya. Smartfren bersama Qlue, berencana untuk melakukan kolaborasi dalam melakukan pengembangan bisnis, untuk memaksimalkan produktivitas dan penghematan biaya,” tutup Ronald Sipahutar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)