Edukasi Pegiat "Berisik" Agar Masyarakat Bijak dan Kreatif Bermedia Sosial

Tergabung dalam Berisik Project, sejumlah aktivis media penyiaran dan media digital berinisiatif menggelar literasi media ke berbagai komunitas. Kegiatan literasi media itu dihelat sebagai upaya memberikan akses pemahaman positif terkait pemanfaatan gadget dan media sosial secara tepat, bijak, dan kreatif di masyarakat.

Nugroho Agung Prasetyo, salah seorang penggiat Berisik Project yang juga merupakan praktisi Public Relations (PR), menuturkan, program "Berisik" merupakan inisiatif bersama untuk memberikan kemudahan akses pengetahuan dan kreativitas penggunaan gadget dan media digital kepada masyarakat. Kegiatan “Berisik” dilakukan secara berkesinambungan 1-2 kali dalam sebulan di akhir pekan.

“Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan kami terhadap tebaran berita bohong atau hoax yang berbahaya bagi individu, keluarga, bahkan persatuan bangsa. Begitu juga dengan pemanfaatan gadget dan media sosial yang belakangan cenderung tidak produktif, karena menjadi ajang pertikaian yang tak berujung. Berisik menjadi sebuah inisiatif dan inspirasi berbagi hal yang positif, sehingga menularkan budaya komunikasi yang baik dalam memanfaatkan teknologi komunikasi dan media digital bagi masyarakat ke depannya,” paparnya.

Aktivasi “Berisik” diawali dengan ajakan berkomunikasi yang baik dan berperilaku positif dalam menggunakan gadget dan memanfaatkan media penyiaran. Selain itu, penggiat “Berisik” juga menyampaikan pentingnya antar individu untuk bijak menggunakan jemarinya dalam memanfaatkan media sosial, menghindari hoax, dan menjauhkan dari keterlibatan diri dalam pertikaian dunia maya, serta penyebaran berita tak terkonfirmasi di berbagai media sosial.

Para penggiat “Berisik” juga menyampaikan tips dan triknya memanfaatkan gadget untuk membuat karya kreatif yang bermanfaat. Selain berbagi wawasan dalam membangun konsep kreatif, “Berisik” juga melakukan pendampingan dalam kelompok-kelompok untuk mengenal cara yang tepat dalam mengembangkan informasi audio visual yang baik di lapangan, sebelum kemudian dikemas menjadi tontonan kreatif yang menarik dan bernilai positif bagi masyarakat di era digital.

Edukasi terkait media penyiaran dan media digital oleh penggiat media Berisik Project telah dilakukan sejak tahun awal tahun 2019. Setiap bulannya, Berisik Project melakukan perjalanannya memberikan akses pengetahuan tentang media sosial dan kreatif menggunakan gadget ke komunitas anak jalanan, yayasan rehabilitasi korban narkoba, remaja dan DKM Mesjid, komunitas gereja, hingga memberikan bantuan buku ke sekolah terpencil.

"Beberapa institusi juga meminta bantuan Berisik Project untuk membantu pengembangan kemampuan komunikasi media dan kreativitas melalui media digital, serta berkolaborasi mengembangkan CSR (Corporate Social Responsibility) melalui literasi media digital dan penyiaran yang menyenangkan," lanjutnya.

Ditambahkan Radityo Wicaksono, salah seorang inisiator yang menggagas kegiatan “Berisik", idealisme Berisik pada dasarnya ingin berbagi hal yang positif terkait media penyiaran dan media digital ke masyarakat, khususnya mereka yang kurang mendapatkan akses pengetahuan pemanfaatan secara positif teknologi komunikasi media.

"Dengan gerakan sosial yang terbuka untuk berbagai kalangan dan melibatkan beberapa praktisi media, ruang-ruang untuk pengembangan kreativitas positif bagi publik menjadi lebih terisi. Yang terpenting, kami ingin memberikan contoh yang baik terkait kreativitas pemanfaatan teknologi komunikasi media saat ini. Termasuk, menumbuhkan rasa saling peduli untuk berbagi inspirasi positif, serta menjauhkan dari pengaruh negatif media digital, seperti hoax yang berdampak bagi individu, keluarga, bahkan bangsa," tutup Radityo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)