Incar Segmen UMKM, Astragraphia Rilis Fuji Xerox PrimeLink™ C9065

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) menjadi segmen yang menjanjikan bagi para pelaku bisnis. Mengingat, perkembangan UMKM di Indonesia tercatat sangat signifikan. Jumlahnya telah mencapai 60 juta, dimana mayoritasnya adalah berskala mikro.

Bahkan, menurut data Kemenperin, kontribusi sektor UMKM terhadap produk domestik bruto meningkat dari 57,84% menjadi 60,34% dalam lima tahun terakhir. Serapan tenaga kerja pada sektor itu juga meningkat, dari 96,99% menjadi 97,22% pada periode yang sama. Tak heran, jika UMKM berperan besar menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Diungkapkan Mangara Pangaribuan, Direktur PT Astra Graphia Tbk, perkembangan UMKM yang pesat merupakan salah satu perhatian Astra Graphia. Merujuk data Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), kontribusi terbesar UMKM terhadap PDB Subsektor Ekonomi Kreatif adalah sektor kuliner sebesar 41,40%, fashion sebesar 18,01%, dan kriya (labelling, packaging) sebesar 15,40%.

“Ketiganya merupakan sektor yang marak digeluti UMKM saat ini. Semakin banyak UMKM yang bergerak, tentu perekonomian juga akan terdorong untuk terus tumbuh,” ucapnya.

Ikhsan Ingratubun, Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah Indonesia (AKUMINDO), menegaskan bahwa dari 55 juta UMKM berskala mikro, rata-rata mereka dapat menghasilkan omset sebesar Rp 300 juta dalam satu tahun. “Dari 55 juta pelaku usaha mikro tersebut, yang terbanyak adalah bidang usaha kuliner yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia,” ujarnya.

Ia pun mencontohkan, usaha kuliner miliknya, Raja Konro Daeng Naba, yang awalnya hanya kaki lima dapat menjelma menjadi restoran besar dengan omset Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per hari. Bahkan, jika memasuki bulan suci Ramadhan, omset per harinya dapat mencapai Rp 50 juta.

“Kesuksesan tersebut tak lepas dari strategi saya dalam mengedepankan elemen visual. Saya mencoba membuat buku menu yang memiliki tampilan memikat, sehingga pengunjung yang melihat foto-foto di menu tersebut langsung tergiur untuk membeli dan menikmati aneka menu yang tersaji,” lanjutnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar UMKM dapat menjadikan tampilan produk sebagai prioritas utama untuk pengembangan ciri khas produk. “Selain mengutamakan kualitas, tampilan produk baik berupa kemasan atau packaging, maupun beragam materi promosi produk sangat menentukan peningkatan nilai jual. Pengemasan produk yang eye catching, kreatif, colorful, modern, berkelas dan presisi dapat meningkatkan nilai tambah dan omset suatu produk,” yakinnya.

Menjawab kebutuhan para pelaku bisnis UMKM itu, Astragraphia Document Solution melalui mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 menawarkan digital print on demand untuk menciptakan tampilan produk berkualitas, baik dari segi kemasan maupun materi promosi.

Dikatakan Eko Wahyudi, Chief of Graphic Communication Services PT Astra Graphia Tbk., “Mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 merupakan mesin production printer yang mampu memberikan hasil cetak yang berkualitas. Sebagai market leader di Mesin Production Printer Berwarna serta Monokrom dengan pangsa pasar sebesar 61% dan 75%, kami yakin Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 dapat memenuhi kebutuhan digital printing bagi pelaku UMKM dengan menawarkan digital print on demand.”

Selain mendukung usaha mikro hingga menengah dalam menciptakan kualitas dan fleksibilitas hasil cetak, lanjut Eko, khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang menggeluti usaha print shop juga dapat berinvestasi untuk memiliki Fuji Xerox PrimeLink™ C9065. Mengingat, industri percetakan akan terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah UMKM di Indonesia.

“Selain itu, Astragraphia berkomitmen untuk selalu menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan dengan menyediakan spare part dan consumables yang tersebar di 92 pusat layanan dan 32 kantor cabang di Indonesia,” imbuhnya.

Lebih jauh Eko menerangkan bahwa pendapatan Astragraphia mampu bertumbuh 8,5% dari seluruh rangkaian produk dan solusi dokumen Astragraphia. “Dengan adanya kehadiran produk untuk segmen UMKM ini, kami berharap segmen ini dapat berkontribusi signifikan terhadap total pendapatan Astragraphia. Target kami, mesin baru ini dapat terjual 200 unit sampai akhir 2019 ini. Kami juga menargetkan tahun 2019 ini, Astragraphia dapat tumbuh double digit,” ia mematok.

Sementara itu, diuraikan David Donovan, Graphic Communication Services Product Marketing Dept. Head PT Astra Graphia Tbk, Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 menawarkan fleksibilitas cetak untuk UMKM dengan kualitas gambar yang tajam, konsisten, dan akurat dengan resolusi 2.400 x 2.400 titik per inch (dpi). Dengan demikian, memungkinkan pelanggan mencetak dengan menggunakan kertas setebal 350 gsm hingga pencetakan materi promosi produk UMKM seperti banner. “Printer ini memiliki kecepatan cetak 65 ppm (page per minute) yang kami jual dengan harga mulai dari Rp 400 jutaan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)