Kebun Raya Edukasi Anak Muda melalui Program "Sunset di Kebun"

MIX.co.id - Saat ini, Indonesia memiliki empat Kebun Raya unggulan, yakni Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali. Empat Kebun Raya tersebut merupakan Kebun Raya di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bermitra dengan PT Mitra Natura Raya (KebunRaya.id) dalam kemitraan pelayanan publik sejak 1 Januari 2020.


Kemitraan tersebut merupakan sinergi strategis di mana BRIN dapat menjalankan fungsi utamanya dalam kegiatan penelitian dan konservasi tumbuhan, sedangkan KebunRaya.id bertugas menyelenggarakan berbagai fungsi pelayanan publik yang sesuai dengan fungsi dan pilar kebun raya, yaitu membawa pesan edukasi dan konservasi lingkungan ke masyarakat luas dengan bahasa yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Setelah sukses tahun sebelumnya, empat Kebun Raya tersebut kembali menghadirkan Sunset di Kebun pada tahun 2024. Ini adalah sebuah program pertunjukan musik yang bersifat intimate show dengan pesan mencintai lingkungan. Program Sunset di Kebun ini adalah program yang dibuat sebagai perpanjangan dari lima fungsi kebun raya, yakni konservasi, edukasi, wisata, penelitian, dan jasa lingkungan. Acara ini dilakukan sebagai ajang untuk mengedukasi sisi konservasi kepada anak muda dengan memperkenalkan plant heroes pada setiap pelaksanaannya melalui bahasa musik dan program lain nya.

Sunset di Kebun pertama pada tahun 2024 dalam waktu dekat akan digelar di Kebun Raya Purwodadi pada 2-3 Maret 2024 mendatang. Program tersebut digelar untuk mengajak anak muda agar lebih mengenal alam, memperkenalkan flora yang ada di Kebun Raya. Selain itu, pelaksanaan program tersebut diharapkan bisa memperkenalkan Kebun Raya sebagai lokasi yang nyaman dan bisa menjadi destinasi wisata.

Acara utama Sunset di kebun adalah konser musik dari musisi papan atas yang terbagi dalam dua hari penampilan. “Sunset di Kebun tidak hanya menyuguhkan keindahan alam Kebun Raya, tetapi juga menghadirkan beberapa program-program peduli lingkungan. Hal yang membedakan Sunset di Kebun dengan pertunjukan lainnya adalah dengan mengusung tema Intimate Music show with Green, Conservation and Culture Movement, penonton akan diajak pada suasana lebih dekat dengan musisi favoritnya, nuansa lebih intim akan terasa, penonton lebih santai menikmati alunan musik yang lebih mendalam, bahkan sang musisi pun akan turut berbaur dengan penonton di sejuknya suasana sore hari Kebun Raya,” terang General Manager Event Kebun Raya, Abi Irawan.

Selain acara musik, ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya yang sesuai dengan sub program dari Sunset di Kebun yakni Culture, Conservation, Lesstari, dan program baru yakni Natura. Pertama, Culture yaitu sisi kebudayaan yang ingin diangkat pada pelaksanaan Sunset di Kebun adalah dengan mempertahankan kearifan budaya lokal baik melalui musik ataupun tarian yang ada dengan cara beradaptasi dan bertahan dari banyaknya gempuran modernisasi yang kian berkembang. Sunset di Kebun bekerjasama dengan sanggar tari Maruto (sanggar lokal asal Malang) yang menghadirkan Seni Tari Kucingan pada hari pertama pelaksanaan dan juga Reyog Ponorogo pada hari kedua.

Kedua, program conservation, yakni konservasi sebagai salah satu dari lima fungsi Kebun Raya menjadi inisiasi awal dari penyelenggaraan Sunset di Kebun. Tujuan dari program ini adalah untuk mengenalkan pentingnya Kebun Raya sebagai ekosistem yang harus dijaga dan mengajak generasi muda untuk tetap peduli pada ekosistem Flora. Sunset di Kebun akan mengenalkan dan mengedukasi penonton tentang plant heroes yang berbeda pada setiap pelaksanaannya. Pada pelaksanaan Sunset di Kebun, Kebun Raya Purwodadi ini tanaman yang akan kita angkat adalah Nepenthes (Kantong Semar).

Ketiga, program Lesstari, diambil dari kata sifat Less yang berarti mengurangi dan Lestari yang artinya keberlanjutan. Lesstari merupakan sebuah program keberlanjutan yang menekankan pada prinsip mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan demi menjaga kelangsungan hidup. Melalui program Lesstari Sunset di Kebun mengajak penonton untuk meminimalkan dampak negatif, salah satunya dampak negatif dari sampah terhadap lingkungan. Pada program Lesstari ini Sunset di Kebun bekerjasama dengan Kolektif Plastik, menyebarkan empat drop box botol plastik ke seluruh area untuk memilah sampah botol plastik yang kemudian akan dijadikan barang yang memiliki nilai.

Terakhir, program baru natura, sebuah program baru yang mengajak penonton untuk lebih meng-explore area hijau dimana area ini menyajikan spot baru untuk bermain dan belajar di alam terbuka. Program Natura terdiri beberapa kegiatan menarik seperti warna-warni, edukasi tanaman, serta singing plant.

Sunset di Kebun juga dimeriahkan oleh beberapa tenant F&B, tenant non F&B dan tenant dari Kebun Raya Sendiri menyediakan booth makanan dengan signature menu yakni Sunset Punch, Chicken Pops, dan juga Kopi kebun Raya. Untuk merchandise, di lokasi acara Sunset di Kebun terdapat Sunset Store yang menyediakan merchandise kolaborasi dengan partner yakni Artch untuk produk apparel dan juga Eboni watch untuk produk jam tangan kayu.

Acara ini ditujukan untuk pelajar, mahasiswa, keluarga muda dengan rentang usia 18-34. Namun, tidak menutup kemungkinan penonton diluar usia tersebut. Target penonton sendiri per harinya sekitar 3.500 penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)