Media Tradisional Masih Menjadi Sumber Informasi Terpercaya

Televisi adalah sumber informasi terpercaya, tetapi internet merupakan kunci pencarian produk dan layanan. eMarketer melihat bahwa kehadiran media digital telah mengambil waktu dan perhatian konsumen media tradisional — seperti surat kabar dan radio — TV masih menjadi media yang memakan sebagian besar waktu orang dewasa di Amerika. Dan penelitian Triton Digital, sebuah jasa layanan digital untuk media online dan radio tradisional, pada Juni 2012 lalu, menunjukkan, 'medium' dan 'garner' adalah konsumen yang paling dipercaya. Lebih dari 45% responden di Amerika Utara, termasuk sekitar 50% responden perempuan, mengungkapkan bahwa mereka mempercayai televisi yang lebih banyak menampilkan berita dan informasi, selanjutnya surat kabar, lalu radio. Hanya 1 dari 8 responden memilih berita online sebagai sumber yang terpercaya. Sementara sebagian besar dari mereka yang disurvei mengatakan, produk yang mereka beli merupakan produk dari sebuah iklan uang muncul di media tradisional seperti TV, radio atau surat kabar (63,6%). Namun, rekomendasi dari media-media tersebut tidak sepenuhnya mempengaruhi mayoritas responden untuk mendukung produk atau jasa tertentu. Selain itu, meskipun tidak termasuk dalam kategori "paling dipercaya", responden akan lebih memilih internet untuk mencari produk dan rekomendasi seketika mereka memutuskan untuk membeli tapi masih ingin memilah-milih merek atau barang yang lebih spesifik untuk dibeli. Ketika TV komersial memengaruhi lebih dari 28% responden, lebih dari 61% mengatakan hal yang sama untuk pencarian via online. Yang jelas, pengguna internet telah terbiasa, dan mahir, menggunakan web untuk mendapatkan transaksi dan penawaran; memperoleh rekomendasi dari teman, keluarga, dan para ahli; dan kadang melakukan pencarian untuk memutuskan pembelian produk yang kurang meyakinkan. Marketer memiliki banyak online channel untuk mengedukasi konsumen mengenai produk dan servis, dan hal tersebut merupakan kunci untuk meningkatkan individu dari yang sekedar 'mempertimbangkan' jadi 'membeli'. Tetapi sejalan dengan waktu dan perhatian — dan kepercayaan— fokus pada media tradisional seperti TV, radio, dan media cetak, bukanlah hal yang sia-sia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)