OutSystems Dapat Pendanaan US$ 150 Juta

Platform aplikasi modern, OutSystems, pada pertengahan Februari ini, berhasil memperoleh pendanaan senilai US$ 150 juta dolar AS. Ronde pendanaan yang dipimpin oleh Abdiel Capital dan Tiger Global ini menilai valuasi OutSystems sebesar US 9,5 miliar dolar AS. Rencananya, pendanaan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan investasi OutSystems dalam strategi R&D (Research & Development) dan GTM.

 

Bertumbuhnya nilai ekuitas merek Outsystems ini menunjukkan bahwa pasar untuk pengembangan aplikasi modern yang lebih cerdas semakin luas. Abdiel Capital dan Tiger Global pun memanfaatkan peluang unik ini bersama dengan Goldman Sachs, KKR, Guidepost Growth Equity, dan Armilar Venture Partners.

 

Investasi ini didukung oleh perkembangan momentum dan skala OutSystems, dengan pelanggan di 87 negara, lebih dari 1,300 karyawan di seluruh dunia, dan kemitraan dengan 350 mitra termasuk AWS, Deloitte, dan Infosys.

 

“Pengembang atau developers adalah sumber daya yang langka dalam bisnis saat ini. Kerumitan pengembangan perangkat lunak secara tradisional memberikan tantangan baru bagi banyak organisasi yang hendak melakukan transformasi digital,” ungkap Paulo Rosado, CEO dan Founder dari OutSystems.

 

Dengan mengubah cara pengembangan perangkat lunak secara fundamental, menurut Paulo, OutSystems memungkinkan setiap organisasi untuk bersaing, berinovasi, dan bertumbuh dengan pengembang yang sudah mereka miliki. “Kami fokus dalam membantu pengguna agar berhasil dalam menghadapi berbagai tantangan inisiatif transformasi digital mereka,” ucapnya.

 

 

Platform OutSystems memudahkan segala jenis organisasi untuk membangun perangkat lunak secara berbeda, baik untuk meningkatkan pengalaman pengguna atau customer experiences, menciptakan inovasi di lingkungan kerja, otomatisasi proses, hingga modernisasi sistem-sistem inti.

 

“OutSystems membuat semua hal ini tercapai dengan memadupadankan sistem pengembangan berbasis model yang sangat cepat dan visual, dengan platform modern yang dibangun berdasarkan kecerdasan artifisial (AI), cloud, DevOps, dan keamanan,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)