Resmi Beroperasi di Indonesia, Upbit Targetkan 100 Ribu User

Besarnya jumlah penduduk serta tingginya pengguna internet di Indonesia menjadi salah satu alasan mengapa Upbit, bursa penukaran kripto-aset terbesar di Korea Selatan, memutuskan untuk masuk ke Indonesia--setelah sebelumnya hadir di Korea Selatan dan Singapura.

Tepat pada hari ini (29/1), Upbit resmi beroperasi di Indonesia. Guna memperkenalkan Upbit di Indonesia, Upbit memberikan promo spesial dengan mendistribusikan 250.000 token ICX senilai Rp 1 miliar kepada 2.500 pengguna pertamanya.

Diakui Resna Raniadi, Kepala Pengembangan Bisnis Upbit Indonesia, saat ini, pemain di bisnis kripto-aset memang masih belum banyak. “Ada sekitar lima pemain, yakni tiga dari Korea, satu dari Jerman, dan satu lagi dari Indonesia. Meski demikian, user (pengguna) kripto-aset di Indonesia diperkirakan sudah mencapai 2,8 juta,” paparnya di sela-sela grand launching Upbit pada hari ini (29/1), di Jakarta.

Kendati pasarnya masih belum besar, Resna mengaku optimis akan potensi market kripto-aset di Indonesia. Mengingat, penetrasi internet di Indonesia tercatat yang tertinggi di Asia Tenggara. Langkah pertama yang akan dilakukan Upbit adalah melakukan edukasi market tentang kripto-aset, yakni dengan menyasar segmen komunitas pengguna kripto-aset dan mereka yang sudah “melek” saham maupun kripto-aset.

“Kami akan melakukan edukasi ke berbagai daerah di Indonesia, dengan menyambangi komunitas itu secara langsung. Dalam rangkaian edukasi tersebut, tentu kami akan mengajak mereka untuk ber-experience   langsung Upbit,” jelasnya.

Upaya edukasi dan promo spesial tersebut, ditargetkan Resna, dapat meraih 2.500 pengguna baru Upbit di sepanjang Februari 2019. “Harapannya, hingga akhir tahun ini, Upbit bisa memperoleh 100 ribu pengguna baru,” ia mematok.

Sebagai pendatang baru, Resna merangkan bahwa Upbit memperdagangkan transaksi berbasis IDR secara real-time untuk lebih dari 150 kripto-aset dan memberikan biaya pertukaran yang paling kompetitif di Indonesia. “Upbit dapat diakses melalui web maupun aplikasi berbasis IOS dan Android. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh kemudahan bertransaksi kapan dan di mana saja,” ucapnya.

Ditambahkan Alex Kim, CEO of Upbit APAC, Upbit telah memperoleh sertifikasi keamanan informasi (ISO 270001, 27017, 27018) dari organisasi standardisasi internasional. “Minggu lalu, Upbit juga meraih urutan pertama di Korea serta urutan ke-4 di dunia dari sisi keamanan berdasarkan ranking yang dirilis oleh CER (Crypto Exchange Rank), sebuah perusahaan analisis kripto-aset dunia," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)