Strategi Holcim Indonesia di Tengah Lesunya Industri Semen

Pertumbuhan ekonomi yang melambat sejak awal tahun 2015 ini memukul banyak industri, salah satunya adalah industri semen. Banyaknya realisasi proyek-proyek infrastruktur yang tertunda dan menurunnya proyek-proyek perumahan telah menekan penjualan semen -4.4% menjadi 28.1 juta ton pada semester pertama tahun ini. Selain itu, angka penjualan semen nasional tahun ini juga diproyeksi cenderung menurun hingga 58 - 60 juta ton.

Foto_3__1440409931_22100

Peresmian pabrik terbaru milik PT Holcim Indonesia Tbk di Tuban

Kondisi serba menantang tersebut dijawab oleh PT Holcim Indonesia Tbk dengan peresmian pabrik terbarunya di Tuban, Jawa Timur. Kehadiran pabrik yang diproyeksi mampu memproduksi semen sebesar 3,4 juta ton/tahun ini diharapkan mampu menambah kapasitas produksi semen nasional. Pabrik ini sendiri diprediksi akan memberikan tambahan 40% terhadap total kapasitas produksi Holcim di Indonesia menjadi 12.5 juta ton semen per tahun.

Terkait kondisi ekonomi yang lesu, Gary Schutz, Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk. mengungkapkan optimismenya bahwa masa ini akan segera usai. “Kami perkirakan kondisi ini bersifat sementara, karena pasar konstruksi di negara-negara berkembang memiliki siklusnya sendiri. Indonesia memiliki pondasi ekonomi makro yang kuat secara keseluruhan dalam jangka panjang, karenanya kami optimis perekonomian akan pulih dengan realisasi dari investasi pemerintah dan sektor swasta di bidang infrastruktur dan perumahan yang sempat tertunda,” ungkapnya.

Adapun strategi marketing yang dipilih oleh Holcim Indonesia untuk menjawab tantangan pasar, menurut Gary, ialah tetap fokus dalam strateginya memaksimalkan pendapatan melalui kualitas produk yang prima serta pelayanan pengiriman melalui saluran distribusi dan mitra kerjanya, dan juga efisiensi pada proses produksi di semua lini.

“Sebagai merk semen premium, kami di Holcim Indonesia terus fokus dalam memberikan nilai tambah yang lebih bagi para pelanggan. Kami terus berupaya untuk tetap menjadi pelopor industri dalam hal inovasi seperti waralaba Solusi Rumah, yang telah menaikkan jumlah pemilik rumah dan memberikan usaha baru bagi para ahli bangunan, pengecer, serta pengembang. Kami juga menghasilkan inovasi produk-produk khusus seperti SpeedCrete, ThruCrete dan PakCrete yang membantu para pengembang untuk menghemat biaya dan untuk membangun gedung-gedung atau jalan dengan energi dan sumber daya yang lebih efisien,” tegas Gary.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)