Google Accelerator Sasar Pasar Jaringan Lokal di Indonesia

Berdasarkan riset internal FiberStar tahun lalu, rata-rata orang Indonesia menghabiskan 229 menit per hari untuk menonton video. Commercial Director PT Mega Akses Perdana (FiberStar) Thomas Dragono menyebutkan generasi milenial berusia 13-24 tahun merupakan pengakses internet yang paling banyak mengkonsumsi konten streaming, terutama video. Berdasarkan riset FiberStar tahun lalu, lanjut Thomas, Youtube merupakan konten video yang paling sering diakses generasi ini (67%). “Konsumsi video akan terus meningkat dengan makin banyaknya konten video. Hingga 2020 nanti, penggunaan video diprediksi bisa sampai 80%,” paparnya. Kondisi-kondisi itulah yang menjadi consumer insight peluncuran perangkat Accelerator dari Google. Menggandeng penyedia layanan internet FiberStar, Google menjanjikan Accelerator akan meningkatkan kenyamanan menonton konten video tanpa buffering. “Accelerator akan memutar video secara langsung dan meminimalisasi buffering. Selain itu juga membantu mengurangi penggunaan bandwith di lokasi tersebut,” ujar Dougall. Karena kemampuan tersebut, jelasnya, accelerator cocok dihubungkan dengan jaringan lokal seperti mall, hotel, universitas dan institusi lainnya.

Accelerator dapat menyimpan lebih dari 150,000 video YouTube yang terpopuler di Indonesia, pada jaringan lokal. Saat mengakses situs YouTube, video dengan ikon Accelerator (yang terletak di samping) akan memutar video secara langsung dan meminimalisasi buffering. Selain dapat membantu mengurangi penggunaan bandwith di lokasi tersebut, Accelerator juga dapat menarik jumlah pengunjung yang lebih banyak dan ingin menetap dengan menonton video YouTube di lokasi tersebut.

Bagi pengunjung, hal ini merupakan kabar baik karena dapat meningkatkan pengalaman menonton YouTube,” ujar Dougall lagi.

Accelerator hadir ketika pasar pengguna internet di Indonesia melampaui 130 juta pelanggan. Berdasarkan data yang diambil dari hasil survei infografis APJII di Oktober 2016, masyarakat Indonesia mengakses Internet untuk melakukan tugas pekerjaan, berbelanja, berbisnis, namun sebagian besar waktu yang digunakan adalah untuk mengakses media sosial dan situs hiburan, termasuk pertumbuhan yang mencapai 41% dari pengguna internet yang mengakses video streaming seperti YouTube.

 
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)